Kejar Produktivitas Pangan, Garut Targetkan Tambah 100 Hektare Sawah Baru

Jumat, 15 Mei 2026, 22:10 WIB

GARUT – Meningkatkan produktivitas padi kini bukan hanya soal menambah hasil panen, tetapi juga bagaimana petani bisa bekerja lebih efisien dan hemat biaya.

Pemanfaatan benih unggul, pola tanam yang tepat, hingga dukungan teknologi pertanian mulai menjadi kunci agar hasil sawah tetap optimal di tengah tantangan cuaca dan kenaikan biaya produksi.

Ket. Foto: Petani menggarap lahan pertanian persiapan tanam padi di Kecamatan Sukawening, Kabupaten Garut, Jawa Barat. — Sumber: ANTARA/Feri Purnama

Di sisi lain, produktivitas yang meningkat juga penting untuk menjaga pasokan beras tetap aman sekaligus membantu pendapatan petani lebih stabil.

Karena itu, kolaborasi antara petani, pemerintah, dan sektor pendukung pertanian menjadi faktor penting agar produksi padi bisa terus tumbuh secara berkelanjutan.

Dinas Pertanian (Dispertan) Kabupaten Garut, Jawa Barat, menargetkan pada 2026 bisa mencetak 100 hektare lahan baru sawah untuk meningkatkan produktivitas padi, sehingga bisa memberikan keuntungan bagi petani, sekaligus menyukseskan program swasembada pangan.

"Target itu 100 hektare, tapi sampai saat ini yang sudah diverifikasi 20 hektare," kata Kepala Dispertan Kabupaten Garut Ardhy Firdian di Garut, Jumat (15/5).

Ia menuturkan Dispertan Garut mencatat luas lahan sawah saat ini diperkirakan 46.725 hektare yang terus diupayakan untuk dijaga agar tetap produktif.

Justru tahun ini, lanjut dia, pihaknya memperluas lahan pertanian dengan mengoptimalkan lahan yang sebelumnya dikelola tidak optimal, menjadi lebih produktif menjadi sawah dengan target luasan 100 hektare, meski di lapangan terdapat kendala terkait sumber perairannya.

"Dari target itu cenderung agak sulit, dan sampai saat ini baru ada 20 hektare di Kecamatan Banjarwangi," katanya.

Ia menjelaskan peluasan sawah baru itu dilakukan melalui berbagai kajian, seperti di Kecamatan Banjarwangi awalnya merupakan lahan darat kemudian dibentuk dengan disiapkan pengairannya.

Indikator untuk mencetak sawah baru, kata dia, yang utama harus ada sumber pengairannya, sehingga sawah tetap produktif atau bisa panen sebanyak tiga kali dalam satu tahun.

Menurut dia, sejumlah daerah Garut di wilayah utara, tengah, maupun selatan memiliki potensial untuk mencetak lahan sawah baru apabila sepanjang irigasi untuk pengairan sawahnya normal.

"Salah satu indikator menentukan satu titik ya itu harus ada air, sisanya 80 hektarenya ini masih dicari, mudah-mudahan bisa di akhir tahun," katanya.

Ia berharap adanya sawah baru di Kecamatan Banjarwangi bisa menghasilkan padi sebanyak 300 ton untuk tiga kali musim panen, jika target sawah baru terwujud tentunya akan lebih banyak lagi produksi padi di tingkat kabupaten yang ditargetkan tahun ini sebanyak 631.490 ton gabah kering giling (GKG).

"Lahan yang potensial di kita banyak daerah tengah, juga bisa dimaksimalkan, sepanjang irigasinya itu bagus," katanya.

Redaktur: Muchamad Ismail

Penulis: Antara

Berita Terbaru

Ambulans Terbang Segera Terwujud? BRIN Matangkan Ekosistem Pesawat N219

Bikin Kaget! Kenapa Bupati Aceh Barat Larang Lomba Panjat Pinang Saat HUT ke-81 RI?

Shayne Pattynama Kembali ke Persija Jakarta, Begini Reaksi Bahagianya

Tak Tinggal Diam, TNI AU Gerak Cepat! 13 Ton Bantuan Dikirim untuk Korban Gempa NTT

Taman Safari Kembali Gelar Kompetisi Fotografi dan Video Satwa IAPVC, Tahun Ini Ada Dua Kategori Baru!

Duka Gempa NTT Sampai ke Amerika, Kedubes AS Sampaikan Belasungkawa

Mau Naik Kereta Murah? KAI Daop 2 Siapkan 4.040 Kursi dalam Promo 17 Agustus

Bikin Geger! Polda Jatim Selidiki Motif Pria di Balik Pelemparan Bom Molotov

Mimpi yang Jadi Nyata! Perjuangan Paskibraka Nasional 2026 hingga Berdiri di Istana

Antusias Sambut HUT Ke-81 RI, Warga Rela Berburu Undangan hingga Siapkan Baju

500 Pendaki Tim Ekspedisi 81 akan Kibarkan Bendera Merah Putih di Puncak Gunung Arjuno

Meriahkan HUT RI, Kemenbud Gelar Cultural Fair Day, Sajikan Ragam Produk dan Karya Budaya

Kematian Arsitek Ekonomi Zhu Rongji Membuka Fase 'Superpolitik' Tiongkok

Pascagempa M6,4 di Simalungun, KAI Divre Sumut Pastikan Jalur Kereta Api Aman

Setu Babakan Adakan Pameran Temporer Tahunan, Hidupkan Mainan Tradisional Betawi

Polisi Gerebek Kasino di Batam, 197 Orang Ditangkap

73 Paskibraka Sulsel Siap Kibarkan Merah Putih pada HUT ke-81 RI.

Dua Pos Lantas Surabaya Diduga Dilempar Molotov, Polisi Amankan Seorang Pria.

Bantuan Sembako Presiden Prabowo Tiba di Maumere untuk Warga Terdampak Gempa.

Karhutla Melanda Hutan Lindung Bangka, Manggala Agni Bergerak Padamkan Api.

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.