Italian Open: Rekor Baru Sinner Diuji Medvedev di Babak Empat Besar

Jumat, 15 Mei 2026, 09:23 WIB

ROMA - Setelah melewati rekor milik Novak Djokovic untuk kemenangan beruntun terbanyak di Masters 1000, Jannik Sinner kini menghadapi tantangan berbeda di Roma. Daniil Medvedev, mantan juara Italian Open, siap menguji konsistensi dan fisik petenis tuan rumah dalam duel semifinal yang diprediksi berlangsung ketat.

Sinner memastikan tiket empat besar usai menaklukkan sesama petenis Rusia, Andrey Rublev, dengan skor meyakinkan 6-2, 6-4 di Roma, Kamis (14/5) waktu setempat.

Ket. Foto: Jannik Sinner. — Sumber: AFP

Kemenangan tersebut menjadi kemenangan ke-32 beruntun Sinner di ajang Masters 1000, melewati rekor sebelumnya milik Novak Djokovic yang mencatat 31 kemenangan beruntun pada 2011.

Di hadapan publik tuan rumah yang memadati centre court, Sinner tampil dominan sejak awal pertandingan. Rublev kesulitan mengimbangi tempo permainan petenis Italia itu dan kehilangan servis pada gim pertama di kedua set.

Rublev juga tampil kurang konsisten dengan membukukan 28 unforced error sepanjang pertandingan.

Meski menang relatif nyaman, Sinner sempat terlihat mengalami sedikit masalah fisik pada akhir laga. Ia beberapa kali memegang paha kiri sebelum akhirnya menutup pertandingan dengan servis yang solid. “Saya mulai merasa sudah bermain sangat banyak,” ujar Sinner.

“Bagaimanapun hasilnya nanti, ini tetap akan menjadi turnamen positif untuk saya. Kalau menang tentu luar biasa, tetapi jika tidak juga tidak masalah karena saya masih punya waktu mempersiapkan Paris, yang menjadi target utama saya musim ini.”

Dengan absennya rival utama Carlos Alcaraz akibat cedera, Sinner kini menjadi favorit kuat untuk menjadi petenis Italia pertama dalam 50 tahun terakhir yang mampu menjuarai Italian Open.

Kesuksesan di Roma juga bisa menjadi modal penting bagi Sinner dalam upayanya memburu Career Grand Slam di French Open.

Di semifinal, Sinner akan menghadapi Daniil Medvedev yang lolos setelah melalui duel panjang dan dramatis melawan petenis muda Spanyol, Martin Landaluce.

Juara Italian Open 2023 itu menang 1-6, 6-4, 7-5 setelah sempat tampil buruk pada set pertama.

Landaluce yang masuk sebagai lucky loser menggantikan unggulan ke-14 Valentin Vacherot tampil mengejutkan dan langsung merebut lima gim pertama pertandingan.

Namun Medvedev perlahan bangkit. Sempat tertunda hujan singkat, pertandingan berubah menjadi duel reli panjang dengan kualitas pukulan tinggi sebelum petenis Rusia itu akhirnya memastikan kemenangan.

Sementara itu, sektor putri menghadirkan final menarik antara Coco Gauff dan Elina Svitolina.

Gauff melaju ke final usai mengalahkan veteran Rumania Sorana Cirstea dengan skor 6-4, 6-3.

Petenis Amerika Serikat berusia 22 tahun itu tampil jauh lebih stabil dibanding beberapa turnamen clay sebelumnya. Ia hanya membuat satu double fault dan mencatat 79 persen first serve masuk.

“Saya merasa untuk pertama kalinya dalam karier, servis kedua saya benar-benar stabil,” kata Gauff.

“Kami menemukan formula agar pukulan itu lebih konsisten. Sekarang fokus saya adalah menjadikannya sebagai senjata.”

Di final nanti, Gauff akan menghadapi Svitolina yang mengalahkan Iga Swiatek dalam pertarungan tiga set 6-4, 2-6, 6-2. Kemenangan itu membuka peluang bagi Svitolina untuk meraih gelar Italian Open ketiganya, delapan tahun setelah terakhir kali menjadi juara di Roma.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.