Desa Wisata Gunung Dempo Pagaralam Dibuka untuk Kunjungan Wisata
Jumat, 15 Mei 2026, 01:50 WIBPALEMBANG -- Desa Wisata Gunung Dempo Pagaralam, Sumatera Selatan (Sumsel) dibuka kembali setelah tutup sejak beberapa pekan terakhir, karena adanya kendala pada aspek regulasi dan perizinan lahan Hak Guna Usaha (HGU) milik PTPN VII.
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Sumatera Selatan Rudi Irawan di Palembang, Kamis, mengatakan operasional kembali destinasi unggulan tersebut merupakan tindak lanjut atas koordinasi intensif antara Pemerintah Provinsi Sumsel dan pihak perkebunan.
"Pembukaan kembali ini untuk menjawab permintaan Gubernur Sumsel Herman Deru melalui surat Sekretaris Daerah. Pihak PTPN I Regional 7 telah menerbitkan surat izin operasional kembali tertanggal 13 Mei 2026," ujarnya.
Meski telah dibuka, ia menekankan bahwa izin yang diberikan oleh PTPN I Regional 7 bersifat sementara. Pengelola Desa Wisata Gunung Dempo diberikan tenggat waktu selama tiga bulan untuk menuntaskan seluruh persyaratan administrasi dan perizinan yang berlaku.
Surat izin yang ditandatangani oleh Plt Head Region PTPN I Regional 7, Iyan Heriyanto tersebut juga telah ditembuskan kepada Gubernur Sumatera Selatan, Wali Kota Pagaralam dan Instansi terkait lainnya.
Sebelumnya, Desa Wisata Gunung Dempo terpaksa ditutup, karena adanya ketidaksesuaian pemanfaatan lahan HGU. Langkah reaktivasi ini didasari oleh surat Sekretaris Daerah Sumsel No. 800/2713/Disbudpar.IV/2026 yang diterbitkan pada 12 Mei 2026, sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap sektor pariwisata daerah.
Pemerintah Provinsi berharap dalam masa transisi tiga bulan ini, pihak pengelola dapat bergerak cepat melengkapi dokumen legalitas agar aktivitas pariwisata di kaki Gunung Dempo tidak lagi terhambat di masa depan, mengingat lokasi tersebut merupakan salah satu magnet utama kunjungan wisatawan di Sumatera Selatan.
Adapun sejumlah objek wisata Gunung Dempo itu, yakni Bukit Tungguan, Nature High Vila serta Kabelban Reas Area, kemudian kebun Strawberry DS Planting, Homestay Wabisabi Kampung 4, lahan pertanian musiman, hingga rumah yang selama ini difungsikan sebagai tempat registrasi pendakian Gunung Dempo (Brigade).
- Destinasi Wisata
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Korban Efisiensi: AS Tutup Konsulat di Medan, Tiongkok Dinilai Berpeluang Isi Kekosongan
-
Profil Kombes Jerrold Hendra Yosef Kumontoy, Komandan Upacara Penurunan Bendera HUT Ke-81 RI
-
Google Proyeksikan AI Generatif Buka Peluang Ekonomi Rp66 Triliun bagi Industri Kreatif Indonesia.
-
Pemprov DKI Jakarta Bakal Perbanyak Penyediaan Ruang Laktasi
-
Kebetulan Paling Gila di Sepak Bola: Bayi yang Dimandikan Messi Kini Jadi Lawan di Final
-
Pemprov Banten Ajak Matahari Pagi Indonesia Jadi Mitra Strategis Kawal Aspirasi Masyarakat.
-
Komnas HAM Sesalkan Penyerangan Warga Sipil di Intan Jaya, Ingatkan Pelanggaran HAM dan Hukum Humaniter
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.