Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPBD Kendari Bergerak Cepat Bersihkan Lumpur Pascabanjir di Permukiman Warga

📅 Kamis, 14 Mei 2026, 11:35 WIB | Oleh:
BPBD Kendari Bergerak Cepat Bersihkan Lumpur Pascabanjir di Permukiman Warga Doc: Antara Foto
Ket. Foto udara banjir di Kendari, Sulawesi Tenggara.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Kendari, Sulawesi Tenggara (Sultra), mengerahkan personel untuk membantu membersihkan rumah warga yang masih digenangi lumpur pascabanjir melanda daerah tersebut.

Kepala BPBD Kota Kendari Cornelius Padang saat ditemui di Kendari, Kamis, mengatakan pembersihan sisa lumpur sebagai langkah cepat usai status darurat bencana ditetapkan Pemerintah Kota (Pemkot) Kendari.

"Jika masyarakat masih butuh bantuan membersihkan rumah, kami langsung turun tangan," kata Cornelius Padang.

Ia menyampaikan meski cuaca telah membaik dalam dua hari terakhir, kendala utama di lapangan adalah endapan lumpur tebal yang menyertai genangan air masih merendam rumah warga. BPBD sendiri menurunkan 59 personel berpatroli membantu membersihkan sisa genangan lumpur pascabanjir.

"Kami tidak berdiam di posko. Kami "mobile" ke masyarakat, daerah yang sudah bersih kami ceklis, lalu kami bergeser ke lokasi yang masih memerlukan penanganan," ujarnya.

Cornelolius Padang mengatakan dari 18 titik lokasi terdampak banjir di Kendari hingga kini tersisa tujuh lokasi yang masih memerlukan penanganan intensif.

Daerah yang masih terendam air dan lumpur seperti bantaran Kali Wanggu, Belakang Rumah Sakit Hermina, beberapa RT di Kecamatan Kambu, wilayah Anduonohu, hingga perumahan dekat kantor lurah Lepo-lepo.

"Ada yang genangannya setinggi betis, ada yang setinggi mata kaki. Kami pastikan personel tetap siaga sampai kondisi benar-benar clear," ungkap Cornelius Padang.

Ia mengatakan kondisi lumpur tebal menjadi kendala para petugas, sehingga BPBD berkoordinasi dengan dinas pemadam dalam pembersihan di rumah warga yang terdampak.

"Masalahnya karena air yang masuk bukan air jernih, tapi bercampur lumpur. Jadi pembersihannya memerlukan waktu dan tenaga," ungkapnya..

Ia menambahkan, BPBD telah membangun Posko Komando Induk yang berpusat di wilayah Kali Wanggu. Meski posko fisik tersedia, petugas di lapangan lebih banyak menerapkan sistem mobile atau bergerak langsung ke titik-titik bencana.

Selain itu, untuk mempercepat proses pemulihan, sebanyak kurang lebih 1.000 personel gabungan telah diterjunkan ke lapangan. Kekuatan ini terdiri dari berbagai unsur, mulai dari BPBD, Dinas Sosial, Satpol PP, Pemadam Kebakaran, Dinas Perhubungan, hingga Dinas Kesehatan dan pihak Rumah Sakit.

"Dukungan penuh juga datang dari instansi vertikal dengan rincian personel sebagai berikut: Polresta Kendari, 35 Personel, Kodim 32 Personel, Lanal 15 Personel hingga Lanud 15 Personel," tambahnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Memahami Kaum Furry, Orang-orang yang Mengidentifikasi Dirinya sebagai Binatang
    Nah that's right thank you ~
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
Promosi Judi Online Makin M...
Megapolitan
DPRD DKI Dorong Perluasan P...
Advertisement
Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

Makin Tertekan, INACA Desak Pajak Sparepart Pesawat Juga Bisa Ditekan jadi 0%

04 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.