Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemkab Kubu Raya Hentikan Pembakaran Arang Bakau dan Penebangan Mangrove di Batu Ampar

📅 Rabu, 13 Mei 2026, 17:42 WIB | Oleh:
Pemkab Kubu Raya Hentikan Pembakaran Arang Bakau dan Penebangan Mangrove di Batu Ampar Doc: Antara Foto
Ket. Bupati Sujiwo saat rapat bersama kepala desa, BPD, dan perwakilan petani arang Kecamatan Batu Ampar di ruang kerja bupati di Sungai Raya, pada Rabu (13/5)

Pemerintah Kabupaten Kubu Raya menghentikan aktivitas pembakaran arang bakau dan penebangan mangrove di Kecamatan Batu Ampar demi menjaga kelestarian lingkungan pesisir, sembari menyiapkan sejumlah solusi ekonomi bagi masyarakat terdampak.

"Tidak ada lagi penebangan mangrove dan tidak ada lagi pembakaran di tungku-tungku arang. Tetapi pemerintah juga harus hadir memberikan solusi bagi masyarakat," kata Bupati Kubu Raya Sujiwo saat rapat bersama kepala desa, BPD, dan perwakilan petani arang Kecamatan Batu Ampar di ruang kerja bupati di Sungai Raya, Rabu.

Sujiwo mengatakan pemerintah daerah tidak hanya fokus pada penegakan aturan, tetapi juga memastikan masyarakat tetap memiliki sumber penghasilan baru yang lebih berkelanjutan. 

Rapat tersebut membahas penanganan masyarakat terdampak penutupan aktivitas pembakaran arang bakau yang selama ini menjadi mata pencaharian sebagian warga. 

Menurut Sujiwo, pelestarian mangrove harus menjadi prioritas karena berkaitan langsung dengan keberlanjutan lingkungan, perlindungan kawasan pesisir, dan kehidupan masyarakat dalam jangka panjang. 

Untuk membantu masyarakat beralih mata pencaharian, pemerintah daerah menyiapkan tujuh langkah strategis.

Pertama, delapan perusahaan yang beroperasi di wilayah tersebut diminta memprioritaskan warga terdampak sebagai tenaga kerja.

Kedua, Pemkab Kubu Raya akan mengembangkan sektor hortikultura melalui kajian Dinas Pertanian sebagai alternatif usaha masyarakat.

Ketiga, masyarakat akan dilibatkan dalam program rehabilitasi mangrove bersama NGO SAMPAN melalui kelompok usaha perhutanan sosial dengan upah sekitar Rp150 ribu per hari.  

Keempat, melalui dukungan PT BSM, masyarakat akan dilibatkan dalam program penanaman kelapa genjah.

Kelima, pemerintah akan melakukan pendataan dan pemetaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di wilayah Batu Ampar.

Keenam, bantuan sembako disiapkan sebagai bantuan jangka pendek bagi masyarakat terdampak penghentian aktivitas arang bakau.

Ketujuh, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya telah berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional agar wilayah Batu Ampar masuk dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG) kategori daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

“Dengan adanya solusi-solusi ini, maka tidak ada lagi pembakaran arang bakau dan tidak ada lagi pembabatan mangrove,” tegas Sujiwo.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Megapolitan
Perubahan APBD Tahun Ini Di...
Megapolitan
Siap-siap Hadapi Bencana Hi...

Jeda Internasional Dimanfaatkan PSIM untuk Berbenah Diri

1.5 jam yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Jeda Internasional Dimanfaa...
Advertisement
Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

Puncak Peringatan HUT Ke-81 TNI di Monas Dibatalkan

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.