Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Warga OKU Diminta Waspadai Luapan Sungai Wal Saat Hujan Deras Picu Risiko Banjir dan Longsor

📅 Senin, 11 Mei 2026, 18:50 WIB | Oleh: Tim Penulis
Warga OKU Diminta Waspadai Luapan Sungai Wal Saat Hujan Deras Picu Risiko Banjir dan Longsor Doc: Antara
Ket. Banjir akibat luapan Sungai Wal melanda pemukiman penduduk di tiga desa di Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU pada Minggu (3/5).

Baturaja - Warga Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan diminta untuk mewaspadai luapan Sungai Wal yang berpotensi menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor supaya tidak menimbulkan korban jiwa.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) OKU Januar Efendi di Baturaja, Senin (11/5), mengatakan bahwa curah hujan tinggi yang terjadi sejak beberapa hari terakhir dikhawatirkan menyebabkan luapan air Sungai Wal hingga menimbulkan bencana banjir dan tanah longsor.

"Sungai Wal ini sangat rentan meluap jika hujan deras dan berlangsung lama sehingga harus diwaspadai bersama," katanya.

Dia mengemukakan, selama periode Mei 2026, pihaknya mencatat dua kali terjadi luapan air Sungai Wal hingga menimbulkan banjir merendam ratusan rumah penduduk di tiga desa di Kecamatan Lubuk Batang, Kabupaten OKU, namun tidak menimbulkan korban jiwa.

Tiga desa tersebut meliputi Desa Tanjung Manggus, Gunung Meraksa dan Desa Lunggaian yang letaknya dekat dengan aliran Sungai Wal.

"Oleh sebab itu masyarakat, terutama yang bermukim di sepanjang bantaran sungai diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan menghadapi potensi banjir susulan," tegasnya.

Sebagai upaya antisipasi, lanjut dia, saat ini pihaknya meningkatkan pengawasan di daerah rawan bencana dengan menerjunkan personel Tim Reaksi Cepat (TRC) untuk memantau titik-titik kritis, terutama permukiman penduduk di sepanjang bantaran sungai.

Selain faktor alam, tersumbatnya saluran drainase di beberapa titik permukiman juga teridentifikasi sebagai faktor yang memperparah durasi genangan.

"Kami menyiagakan personel 1x24 jam untuk memantau debit air Sungai Ogan dan Sungai Wal," tegasnya.

Petugas di lapangan juga mengedukasi masyarakat untuk melakukan langkah antisipasi mandiri seperti membersihkan saluran air agar tidak menimbulkan genangan jika turun hujan dalam waktu lama.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.