Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Timur Tengah Memanas, Pemerintah RI Pantau Ketat Kondisi Jemaah Umrah di Arab Saudi

📅 Minggu, 01 Mar 2026, 05:40 WIB | Oleh:
Timur Tengah Memanas, Pemerintah RI Pantau Ketat Kondisi Jemaah Umrah di Arab Saudi Doc: antara foto
Ket. Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI Puji Raharjo

JAKARTA - Pemerintah melalui Kementerian Haji dan Umrah memantau secara ketat kondisi jemaah umrah Indonesia di Arab Saudi menyusul eskalasi keamanan di kawasan Timur Tengah yang berdampak pada sejumlah penerbangan dari dan menuju negara tersebut.

Direktur Jenderal Bina Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Haji dan Umrah RI Puji Raharjo mengatakan pihaknya terus memonitor perkembangan situasi secara cermat.

“Kami mengimbau kepada seluruh jamaah umrah agar tidak panik. Tetap tenang dan terus berkoordinasi dengan Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umrah (PPIU) masing-masing untuk memperoleh informasi resmi dan terkini,” ujar Puji Raharjo dalam keterangan yang diterima di Jakarta, Minggu (1/3).

Berdasarkan laporan melalui Sistem Komputerisasi Pengelolaan Umrah dan Haji Khusus (SISKOPATUH), tercatat sekitar 58.873 orang peserta umrah Indonesia masih berada di Arab Saudi. Pemerintah memastikan jamaah dalam kondisi terpantau melalui koordinasi intensif dengan perwakilan RI dan otoritas setempat.

Ia menyampaikan bahwa eskalasi keamanan di kawasan Timur Tengah turut mempengaruhi operasional sejumlah maskapai penerbangan. Beberapa maskapai dilaporkan melakukan perubahan rute maupun penundaan jadwal sebagai langkah antisipatif terhadap dinamika situasi regional.

Kondisi tersebut berdampak pada jadwal keberangkatan dan kepulangan jamaah umrah Indonesia, baik yang saat ini berada di Arab Saudi maupun yang masih berada di tanah air dan menunggu jadwal keberangkatan.

Puji meminta seluruh PPIU menjalin komunikasi aktif dengan Kantor Urusan Haji (KUH), KJRI Jeddah, dan KBRI Riyadh guna memastikan setiap perkembangan dapat ditindaklanjuti secara cepat dan tepat.

“Kemenhaj terus berkoordinasi dengan instansi terkait, baik di dalam negeri maupun di Arab Saudi, untuk memastikan keamanan dan keselamatan jamaah umrah Indonesia tetap menjadi prioritas utama,” katanya.

Pemerintah berkomitmen memberikan perlindungan maksimal kepada jamaah serta memastikan setiap penyesuaian kebijakan dilakukan dengan mempertimbangkan aspek keselamatan, keamanan, dan kenyamanan.

Kemenhaj juga mengimbau keluarga jamaah di tanah air agar tetap tenang dan tidak terpengaruh informasi yang belum jelas sumbernya, serta memastikan komunikasi dilakukan melalui PPIU masing-masing guna memperoleh informasi resmi dan dapat dipertanggungjawabkan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Luar Negeri
Bandara Riyadh Ditutup, Sel...
Ekonomi
Tanjung Perak Jadi Pelabuha...
Ekonomi
Rupiah Dibayangi Pelemahan ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.