Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gubernur Khofifah Sebut Kawasan Jatim Hub di Sidoarjo Perkuat Daya Saing Ekspor

📅 Sabtu, 09 Mei 2026, 11:21 WIB | Oleh: Tim Penulis

Pengembangan kawasan dilakukan melalui kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Timur dan Badan Karantina Indonesia dengan dukungan PT Jatim Grha Utama (JGU) sebagai badan usaha milik daerah (BUMD).

Kepala Badan Karantina Indonesia Abdul Kadir Karding mengatakan keberadaan Badan Karantina Indonesia (Barantin) merupakan bentuk keseriusan pemerintah dalam memperkuat perlindungan sumber daya alam hayati nasional.

“Kami berterima kasih kepada Ibu Gubernur Khofifah yang telah menempatkan Balai Karantina di satu tempat sehingga barang yang diuji dan dikarantina bisa lebih mudah, efektif, efisien, tidak berbelit, dan mengurangi 'dwelling time',” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
Advertisement
Art Jakarta Detail Sidebar
Nasional
BMKG Peringatkan Potensi Ge...
Advertisement
Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

Kepala Bapanas: Pemerintah Tak Beri Ruang Bagi Mafia Beras

22 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.