Tersingkir Dramatis di Playoff NBA, Orlando Magic Pecat Pelatih Jamahl Mosley

Rabu, 06 Mei 2026, 00:15 WIB

WASHINGTON, AMERIKA SERIKAT — Orlando Magic resmi memecat pelatih kepala Jamahl Mosley, Selasa (5/5), hanya beberapa jam setelah tim tersingkir dari babak pertama playoff NBA dengan kekalahan telak di Detroit.

Langkah tegas ini diambil usai Magic gagal mempertahankan keunggulan dalam seri putaran pertama Wilayah Timur. Menghadapi Detroit Pistons, Orlando yang sempat unggul 3-1 justru runtuh, sebelum akhirnya kalah 94-116 pada gim ketujuh, Minggu lalu.

Ket. Foto: Jamahl Mosley. — Sumber: AFP

Kekalahan tersebut menempatkan Pistons dalam catatan sejarah sebagai tim ke-15 di NBA yang mampu membalikkan keadaan setelah tertinggal 1-3 dalam format best-of-seven.

Tak lama setelah tim kembali ke Florida, Presiden Operasi Basket Magic, Jeff Weltman, mengumumkan keputusan pemecatan Mosley.

“Kami berterima kasih atas semua kontribusi Jamahl untuk Orlando Magic,” ujar Weltman dalam pernyataan resmi. “Dia telah menunjukkan kepemimpinan dan memberikan dampak positif. Namun, kami merasa ini saat yang tepat untuk menghadirkan suara baru dan perspektif segar.”

Sementara itu, di kubu lawan, Pistons justru memperpanjang kontrak pelatih mereka, J.B. Bickerstaff, meski detail kesepakatan tidak diungkapkan.

Mosley, 47 tahun, sebelumnya dikenal sebagai asisten pelatih di Denver Nuggets, Cleveland Cavaliers, dan Dallas Mavericks sebelum ditunjuk sebagai pelatih kepala Magic pada Juli 2021.

Selama lima musim kepemimpinannya, Mosley mencatatkan rekor 189 kemenangan dan 221 kekalahan, termasuk catatan 45-37 pada musim terakhir. Ia juga membawa Magic lolos ke playoff dalam tiga musim beruntun, meski selalu terhenti di putaran awal.

Masa jabatan Mosley menjadi yang terlama bagi pelatih Magic sejak era Stan Van Gundy, yang membawa tim ke Final NBA 2009 sebelum dikalahkan oleh Los Angeles Lakers.

Namun, kegagalan kembali berbicara banyak di playoff memperpanjang puasa prestasi Orlando. Sejak 2010, Magic belum pernah memenangkan satu pun seri playoff, dengan tujuh kali tersingkir di putaran pertama dan sembilan kali absen dari fase postseason.

Keputusan ini menandai awal fase baru bagi Orlando, yang kini dihadapkan pada tantangan membangun ulang tim dengan harapan bisa kembali kompetitif di level tertinggi NBA.

  • NBA
  • Orlando Magic

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.