Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Universitas Indonesia dan Kementerian PKP Kembangkan Hunian Mahasiswa yang Nyaman dan Layak

📅 Selasa, 05 Mei 2026, 12:18 WIB | Oleh: Tim Penulis
Universitas Indonesia dan Kementerian PKP Kembangkan Hunian Mahasiswa yang Nyaman dan Layak Doc: ANTARA
Ket. Menteri PKP Maruarar Sirait didampingi Rektor UI Heri Hermansyah ketika mengunjungi UI.

DEPOK – Universitas Indonesia (UI) dan Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) memperkuat sinergi mendukung pengembangan hunian mahasiswa yang lebih nyaman, layak, dan berkelanjutan serta membuka peluang optimalisasi aset kampus untuk kesejahteraan seluruh sivitas akademika.

Rektor UI, Heri Hermansyah, di Depok, Selasa (05/5), mengatakan UI tengah bergerak cepat mengoptimalkan seluruh aset, termasuk lahan potensial di Depok dan Salemba.

“Kehadiran Menteri PKP di UI sangat strategis. Dukungan Kementerian PKP akan memperkuat rencana pembangunan asrama baru dan kawasanpermukiman sivitas akademika, sejalan dengan visi UI sebagai universitas unggul yang tak hanya menghadirkan dampak nyata bagi masyarakat global, tetapi juga mampu menyejahterakan sivitasakademika UI seluruhnya,” jelasnya.

Sementara itu, Menteri PKP Maruarar Sirait menyampaikan apresiasi atas kondisi Asrama UI. Ia menegaskan bahwa fasilitas yang tersedia sudah cukup baik dan memberikan kenyamanan bagi mahasiswa.

“Saya melihat langsung fasilitas asrama UI dan merasa puas dengan kualitas yang sudah ada. Saya berharap UI terus meningkatkan penyediaan hunian yang layak bagi mahasiswa," ujar pria yang akrab disapa Ara tersebut.

Ia mengatakan pihaknya di Kementerian PKP siap mendukung agar regulasi dan pembangunan fasilitas kampus dapat dipermudah, sehingga UI bisa menjadi kampus percontohan dalam pengelolaan aset perumahan mahasiswa.

Menteri Ara menegaskan, pentingnya pelibatan mahasiswa dalam proses pembangunan fasilitas kampus. Menurutnya, keterlibatan mahasiswa akan memastikan bahwa hunian dan sarana yang dibangun benar-benar sesuai kebutuhan mereka sebagai pengguna utama.

“Dalam pembangunan fasilitas kampus, mahasiswa harus dilibatkan, karena pada akhirnya merekalah yang akan menikmati hasil pembangunan tersebut,” tegasnya.

Sebagai tindak lanjut, Menteri Ara mengajak UI membentuk suatu grup komunikasi bersama jajaran Kementerian PKP untuk membahas peluang optimalisasi aset kampus dengan lebih intens. Rencana ini mencakup pembangunan rusunawa bagi sivitas akademika UI, asrama mahasiswa baru, serta fasilitas strategis lain yang menunjang kegiatan akademik dan produktivitas kampus.

Asrama UI sendiri saat ini memiliki 13 gedung dengan prioritas peruntukannya bagi mahasiswa dari luar Jabodetabek dan mahasiswa asing. Fasilitas yang tersedia meliputi kamar,  furnitur, WiFi, kantin, laundry, gymnasium, ruang konseling, dan keamanan selama 24 jam.

Biaya sewa berkisar antara Rp500.000 hingga Rp2.000.000 per bulan, tergantung tipe kamar. UI menargetkan agar pada tahun 2030, Asrama Mahasiswa UI menjadi tempat tinggal mahasiswa terbaik di Asia Tenggara.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.