Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Alternatif Penerimaan Jamaah Haji Kloter Pertama Disipkan Petugas Haji

📅 Jumat, 02 Mei 2025, 03:15 WIB | Oleh:
Alternatif Penerimaan Jamaah Haji Kloter Pertama Disipkan Petugas Haji Doc: ANTARA/Fakhri Hermansyah
Ket. Para calon haji berdoa saat pelepasan kloter pertama di Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Kamis (1/5/2025). Kloter pertama sebanyak 7.519 calon haji Indonesia diberangkatkan ke Mekkah dari total seluruh jamaah sebanyak 221.000 calon haji.

JAKARTA - Petugas Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Bandara Abdul Basir menyatakan pihaknya tengah mempersiapkan alternatif penerimaan jamaah haji kelompok terbang (kloter) pertama untuk memitigasi berbagai permasalahan yang muncul.

"Kebetulan besok pagi ada beberapa kedatangan jamaah haji awal sebanyak tiga kloter, akan diputuskan nanti malam kepastiannya, apa di fast track (jalur cepat) atau di terminal haji dengan mempertimbangkan berbagai kelebihan dan kekurangannya," katanya dalam keterangan resmi di Jakarta, Kamis.

Ia juga menegaskan Daker Bandara telah bekerja sama dengan otoritas Kerajaan Arab Saudi untuk mempersiapkan Bandara Madinah agar bisa menyambut kedatangan jamaah dengan aman.

"Lalu berikutnya yang tidak kalah penting juga berdiskusi dengan otoritas Kerajaan Arab Saudi untuk memitigasi persoalan-persoalan yang biasanya muncul saat kedatangan jamaah haji di bandara. Alhamdulillah, kita sudah mulai bertemu alternatif-alternatif solusi yang mungkin nanti bisa diterapkan saat pelayanan di Bandara Madinah," ujar dia.

Menurutnya, saat ini seluruh petugas haji telah siap menyambut jamaah di beberapa lokasi yang telah ditentukan, termasuk di fast track maupun terminal haji.

"Sebenarnya mereka (petugas haji) siap di mana pun, namun di fast track kan waktunya singkat, mereka khawatir tidak bisa melakukannya secara maksimal. Maka, alternatifnya dilakukan di kloter selanjutnya. Namun, di terminal haji tempatnya lebih representatif dan jamaah bisa lebih maksimal untuk dilayani kedatangannya," tuturnya.

Total petugas yang dikerahkan di Bandara Madinah diperkirakan mencapai 140 orang, termasuk personel yang bertugas dalam pelayanan kedatangan, bimbingan ibadah, transportasi, hingga perlindungan jamaah.

Basir juga menjelaskan layanan fast track yang akan diberikan khusus bagi jamaah dari tiga embarkasi yakni Surabaya, Solo, dan Jakarta.

Untuk embarkasi Jakarta, layanan dibagi menjadi dua kode, yaitu JKG (Jakarta Garuda) dan JKS (Jakarta Saudia). Layanan lainnya disediakan di Terminal Internasional, Terminal Haji, dan area layanan Zero.

Pada hari pertama, sebanyak 17 kloter dijadwalkan tiba, tiga di antaranya akan mendarat pada pagi hari yakni JKG 1 pukul 06:15, LOP 1 pukul 07.20, dan SOC 1 pukul 09.40.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Nasional
Pengungkapan Narkotika Keta...

Kemeriahan Gebyar PAUD Yogyakarta 2026

4 jam yang lalu | Fajar Alim M

Daerah
Kemeriahan Gebyar PAUD Yogy...
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.