Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kronologi Penikaman di Depan Puskesmas Tompobulu Gowa: Dua Pelaku Inisial S dan R Menyerahkan Diri

6 Senin, 04 Mei 2026, 01:54 WIB | Oleh:
Kronologi Penikaman di Depan Puskesmas Tompobulu Gowa: Dua Pelaku Inisial S dan R Menyerahkan Diri Kronologi Penikaman di Depan Puskesmas Tompobulu Gowa: Dua Pelaku Inisial S dan R Menyerahkan Diri Doc: ANTARA/Darwin Fatir
Ket. Plt Kasatreskrim Polres Gowa Iptu Arman Tarru (tengah) didampingi Kanit Resmob Reskrim Polres Gowa Ipda Andi Muhammad Alfian (kiri) dan Kapolsek Tompobulu Iptu Rizal (kanan) menjawab pertanyaan wartawan saat rilis pengungkapan kasus di Mapolres Gowa, Sulawesi Selatan, Minggu (3/5) malam.

GOWA - Dua pelaku penganiayaan yang sempat viral di media sosial akhirnya menyerahkan diri ke Mapolres Gowa setelah melakukan penikaman terhadap seorang pemuda bernama Umar Sidik (24) di depan Puskesmas Tompobulu, Malakaji, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. 

"Korban mengalami luka tusuk pada bagian perut diduga dilakukan oleh pelaku inisial S dan R yang saat ini sudah menyerahkan diri ke Polres Gowa," kata Plt Kasatreskrim Polres Gowa Iptu Arman Tarru saat ungkap kasus di Gowa, Minggu malam.

Kejadian tindak pidana kekerasan secara bersama-sama tersebut, kata Arman, terjadi pada Rabu (29/4) sekitar pukul 22.40 WITA di depan Puskesmas Tompobulu, Kelurahan Malakaji, Gowa.

Saat itu mobil korban sedang mogok menuju perjalanan pulang ke rumahnya di wilayah Dusun Pajagalung, Desa Tanete sehingga berhenti untuk memeriksa kendaraannya. Kondisi di lokasi kala itu sedang sepi.

Korban Umar berusaha memperbaiki pengapian mesin mobilnya hingga berbunyi, hanya saja suara knalpot brongnya menimbulkan suara keras dan bising saat di gas, sehingga mengganggu warga membuat para pelaku mendatanginya dan menegur, dan terjadi cekcok, lalu menikam korban pada bagian perut.

Akibat serangan tersebut, korban langsung terjatuh dengan luka serius, kritis. Sedangkan terduga pelaku langsung melarikan diri. Warga melihat kejadian itu berusaha menyelamatkan korban ke dalam puskesmas lalu dirujuk ke RSUD Jeneponto, dan dirujuk kembali ke RS Wahidin Sudirohusodo Makassar.

Setelah kejadian itu, pihak keluarga korban dan warga mendatangi Polsek Tompobulu meminta polisi segera menangkap pelakunya, sebab setelah dilaporkan, dari keterangan warga polisi belum bertindak. Video tersebut sempat viral di media sosial. Selang sehari para pelaku akhirnya menyerahkan diri.

Iptu Amran menyatakan, penyidik masih mendalami motif kejadian mengingat ada dua informasi yang berbeda baik dari pihak korban maupun versi pelaku yang berdalih korban memulai lebih dulu marah ditegur setelah menggas-gas knalpot brong mobilnya.

"Motif dari kejadian tersebut kami masih mendalaminya. Pelaku menyerahkan diri itu ada dua orang, tapi ibunya ikut juga ke kantor polisi," tutur dia.

Sejauh ini pendalaman kasus masih berlangsung baik dari Polsek Tompobulu bersama tokoh masyarakat dan pemerintah kecamatan setempat. Pihaknya berharap, masyarakat tidak melakukan perbuatan main hakim sendiri karena akan memperparah keadaan dan berdampak hukum lainnya.

"Dalam hal ini, perlu kami tegaskan bahwa kami mengimbau kepada warga agar mempercayakan proses penyelidikan dan proses penyidikan ke Polres Gowa. Korban kini masih di rumah sakit Wahidin. Untuk pasalnya, 262 ayat 2 KUHP ancaman maksimal 7 tahun. Alat yang digunakan menikam korban masih kita cari," tegasnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Megapolitan
Kabar Gembira dari Sekneg u...

Cari Tim Kuat untuk FIFA Match Day, Jangan Asal Ada

44 menit yang lalu | Aloysius Widiyatmaka

Olahraga
Cari Tim Kuat untuk FIFA Ma...
Megapolitan
Ring Tinju Mengurangi Tawur...
Luar Negeri
Bank Ambruk, Presiden Tetap...

Underpass Bitung Diharapkan Mengurai Kemacetan

1 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Megapolitan
Underpass Bitung Diharapkan...
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Kabar Gembira dari Sekneg untuk PPPK Diangkat Jadi Penuh dari Paruh Waktu

Kabar Gembira dari Sekneg untuk PPPK Diangkat Jadi Penuh dari Paruh Waktu

06 Nov 2026
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.