Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jelang Puncak Haji, Satgas Armuzna Pastikan Kesiapan Sarana dan Layanan bagi Jamaah

📅 Senin, 04 Mei 2026, 14:18 WIB | Oleh:
Jelang Puncak Haji, Satgas Armuzna Pastikan Kesiapan Sarana dan Layanan bagi Jamaah Doc: Kemenhaj
Ket. Satgas Armuzna memastikan kesiapan sarana prasarana dan layanan bagi jamaah haji Indonesia jelang puncak ibadah haji 1447 H/2026 M.

MAKKAH – Satuan Tugas Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna) memastikan kesiapan sarana prasarana dan layanan bagi jamaah haji Indonesia jelang puncak ibadah haji 1447 H/2026 M.

Kepala Satuan Opersional (Kasatops) Armuzna, Surnadi, didampingi Tim Satgas Arafah mengecek posisi-posisi atau kedudukan-kedudukan markas, rute murur dan sistem evakuasi di 10 sektor Adhoc yang akan menampung jamaah.

“Fokus kami hari ini memastikan posisi-posisi atau kedudukan-kedudukan markas, rute murur dan sistem evakuasi di 10 sektor Adhoc. Jangan sampai ada yang terlewat,” ujar Surnadi, Minggu (3/5).

Tim satgas juga memastikan kesiapan petugas murur dan jalur bus taraddudi untuk pergerakan jemaah tanggal 9 Zulhijah.

Satgas Arafah dengan kekuatan 586 orang petugas akan mulai menempati pos pada 7 Zulhijah pukul 15.30 waktu setempat. Setiap sektor Adhoc akan bertugas melayani akomodasi, konsumsi, transportasi, dan kesehatan jemaah.

“Ini bukan sekadar peninjauan, tapi ini keharusan kami dalam meyakinkan dan memastikan jemaah Indonesia dapat menempati tenda-tenda, sehingga jemaah dapat melaksanakan wukuf dengan aman, nyaman, dan khusyuk," tambah Surnadi.

Peninjauan awal ini merupakan bagian dari Tahap Perencanaan dan Persiapan Satgas Armuzna yang berlangsung 24-30 Mei 2026 mendatang. Selanjutnya, Satgas akan melaksanakan sosialisasi ke sektor-sektor di Makkah, gelar pasukan dan rapat koordinasi akhir sebelum puncak haji.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Daerah
Kualitas Udara Pontianak Ca...
Nasional
Perkuat Peran Posyandu untu...

AS Undang Putin Hadiri KTT G20 di Klub Golf Trump

42 menit yang lalu | Selocahyo Basoeki Utomo S

Luar Negeri
AS Undang Putin Hadiri KTT ...
Olahraga
Thailand Berambisi Besar Ju...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.