Kemenkes Ungkap Lonjakan Penyakit akibat Imunisasi Menurun
Sabtu, 02 Mei 2026, 20:45 WIBDEPOKÂ - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menyebut cakupan imunisasi nasional menurun pascapandemi karena fokus pemerintah tertuju pada penanganan Covid-19 sebelumnya secara penuh. Karena itu, penguatan imunisasi rutin harus dipercepat untuk mencegah lonjakan penyakit menular berbahaya nasional.
âKalau kita lihat data setelah selesainya pandemi Covid-19, cakupan imunisasi kita relatif menurun. Kalau kondisi ini dibiarkan, kami sangat khawatir muncul penyakit-penyakit yang seharusnya bisa dicegah dengan imunisasi,â kata PLT Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, saat memberikan sambutan dalam Puncak Imunisasi Sedunia di Depok, Jawa Barat, Sabtu (2/5).
Lebih lanjut, Andi menyebut lonjakan kasus campak menjadi alarm serius akibat rendahnya cakupan imunisasi beberapa tahun terakhir. Ia memperingatkan difteri dan pertusis berpotensi kembali meningkat dengan risiko kematian tinggi jika cakupan imunisasi rendah.
âKalau kita tidak melakukan upaya bersama untuk meningkatkan cakupan imunisasi, ini sangat mengkhawatirkan. Hati-hati jika terjadi difteri dan pertusis, karena dampaknya bisa sangat serius bagi kesehatan masyarakat,â ujar dia.
Andi menegaskan pemerintah terus mempercepat imunisasi campak sekaligus memperkuat kembali program imunisasi rutin nasional. Pemerintah juga memastikan ketersediaan vaksin dan alat suntik terpenuhi merata di seluruh daerah Indonesia.
âJangan sampai dengan alasan keterbatasan anggaran, vaksin maupun alat suntiknya tidak tersedia. Imunisasi rutin harus tetap menjadi prioritas untuk melindungi generasi bangsa,â kata Andi. ils/I-1
Berita Terkait:
-
Prakiraan Cuaca BMKG Sebagian Besar Wilayah Jakarta Berpotensi Hujan Senin Malam
-
Jepang Gandeng Malaysia Perkuat Keamanan Maritim di Asia
-
G7 Kurangi Ketergantungan Pasokan Mineral dari Tiongkok
-
Harga Minyak Dunia Melonjak 5 Persen, AS Cabut Lisensi Minyak Iran dan Ketegangan Hormuz Memanas
-
Direksi Baru KPEI Resmi Bertugas, Tantangan Pasar Modal Menanti
-
BMKG Nyatakan Gempa M6,8 di Jepang Tak Timbulkan Tsunami di Indonesia
-
Setelah AGI, Dunia Harus Siap Hadapi Era AI Super yang Lebih Cerdas dari Manusia
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.