Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

RSUD Ainun Habibie Gorontalo perkuat alur rujukan pasien jantung

📅 Jumat, 01 Mei 2026, 19:30 WIB | Oleh:
RSUD Ainun Habibie Gorontalo perkuat alur rujukan pasien jantung Doc: ANTARA/Lifka Ismail
Ket. Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RSUD Hasri Ainun Habibie Provinsi Gorontalo dr Diera Gabriella Darda SpJP.

Gorontalo -- Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Dr Hasri Ainun Habibie (HAH) Provinsi Gorontalo memperkuat alur rujukan pasien jantung, sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesinambungan pelayanan kesehatan.

Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah RSUD HAH dr Diera Gabriella Darda SpJP di Gorontalo, Jumat, mengatakan sistem rujukan dimulai dari fasilitas kesehatan tingkat pertama sebelum pasien mendapatkan penanganan lanjutan di rumah sakit.

Menurut dia, pola tersebut membantu memastikan pasien memperoleh layanan sesuai kebutuhan medis yang diperlukan.

"Umumnya pasien kami berasal dari rujukan puskesmas, klinik, maupun dokter keluarga, kemudian dilanjutkan dengan pemeriksaan di poliklinik jantung rumah sakit,” katanya.

Ia mengatakan setelah dilakukan evaluasi medis, pasien akan menjalani pengobatan dan pemantauan secara berkala sesuai dengan kondisi masing-masing.

Untuk kasus tertentu yang memerlukan tindakan intervensi, rumah sakit masih harus merujuk pasien ke fasilitas kesehatan lain yang memiliki layanan lebih lengkap. Hal ini dilakukan agar pasien tetap mendapatkan penanganan optimal sesuai standar medis.

"Beberapa tindakan seperti kateterisasi jantung, masih memerlukan rujukan ke rumah sakit lain yang memiliki fasilitas tersebut,” katanya.

Meskipun tindakan lanjutan masih dirujuk, kata dia, proses penegakan diagnosis dapat dilakukan di RSUD Hasri Ainun Habibie karena didukung oleh ketersediaan alat pemeriksaan jantung.

Diera berharap penguatan layanan tidak hanya pada sistem rujukan, tetapi juga pada penyediaan fasilitas tindakan jantung agar pasien dapat ditangani secara menyeluruh.

“Harapannya, kami dapat memiliki fasilitas kateterisasi jantung sehingga pasien tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

28 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...

Wabah Ebola Tewaskan Lebih dari 4.000 Warga di Kongo

51 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
Wabah Ebola Tewaskan Lebih ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.