- Home
-
- Megapolitan
-
- Kota Tangerang Masuk Daera...
Kota Tangerang Masuk Daerah Terbaik dalam Pengendalian Inflasi
Rabu, 29 Apr 2026, 08:10 WIBTANGERANG - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyebut Pemerintah Kota Tangerang, Banten, masuk dalam 12 daerah yang dinilai memiliki upaya konkret dalam pengendalian inflasi daerah.
"Kota Tangerang menjadi salah satu daerah yang dinilai aktif, konsisten, dan terukur dalam menjalankan program pengendalian inflasi," kata Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) Tomsi Tohir Balaw dalam paparannya pada Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Tim Pengendalian Inflasi Daerah yang digelar secara daring, Selasa (28/4).
Ia menyampaikan, meskipun tekanan inflasi masih terjadi di sejumlah wilayah, langkah nyata pemerintah daerah mulai menunjukkan hasil positif.
Menurut dia, keberhasilan pengendalian inflasi tidak terlepas dari sinergi antara pemerintah daerah, pelaku usaha, dan masyarakat.
âDaerah yang berhasil mengendalikan inflasi adalah yang mampu bergerak cepat, menjaga pasokan, serta memastikan distribusi tetap lancar,â ujarnya.
Tomsi menegaskan pemerintah daerah perlu terus memperkuat strategi pengendalian inflasi melalui pemantauan harga secara rutin, intervensi pasar, serta kerja sama antar daerah untuk menjaga ketersediaan pasokan.
âPengendalian inflasi bukan hanya menekan angka, tetapi memastikan daya beli masyarakat tetap terjaga dan ekonomi daerah terus bergerak,â katanya.
Sementara itu, Wali Kota Tangerang Sachrudin menegaskan pemerintah daerah tidak hanya berperan dalam koordinasi, tetapi juga melakukan langkah konkret di lapangan untuk menjaga stabilitas harga.
âPemkot Tangerang memastikan adanya aksi nyata dalam menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok,â ujarnya.
Sejumlah langkah yang dilakukan antara lain operasi pasar murah, inspeksi mendadak ke pasar dan distributor, serta kerja sama dengan daerah penghasil komoditas untuk memperlancar distribusi.
Selain itu, pemerintah daerah juga menggerakkan program penanaman untuk memperkuat ketahanan pangan, menyalurkan bantuan melalui Belanja Tidak Terduga (BTT), serta memberikan dukungan transportasi guna menjaga kelancaran distribusi barang.
Pemkot Tangerang juga memperkuat sistem pemantauan harga berbasis digital melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) agar respons kebijakan dapat dilakukan lebih cepat.
Berdasarkan data inflasi per Maret 2026, Kota Tangerang menunjukkan capaian positif yaitu di angka 3,01 persen, terendah di Provinsi Banten yang mencapai sebesar 3,55 persen maupun nasional yang di angka 3,48 persen (year on year).
Sejumlah komoditas seperti sektor transportasi, bahan pangan, dan energi, masih menjadi penyumbang utama inflasi, baik secara bulanan maupun tahunan.
Pemkot Tangerang menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat langkah pengendalian inflasi agar daya beli masyarakat tetap terjaga dan ketersediaan kebutuhan pokok tetap stabil.
âKami akan terus memperkuat koordinasi dan memastikan kebijakan pengendalian inflasi benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. Dan tentunya, kami juga mengapresiasi peran aktif masyarakat dan para pelaku usaha yang ikut menjaga keseimbangan harga di pasar lokal,â kata Sachrudin.
- Pemkot Tangerang
Redaktur: Lili Lestari
Penulis: Antara, Lili Lestari
Berita Terkait:
-
Penertibkan Bangunan Liar Pedagang-Posko Ojol di Kampung Bali
-
Warga Jambi Tak Perlu Cemas! Bulog Pastikan Stok Pangan Aman, Harga Terkendali
-
Pemkot Bandarlampung Kerahkan Nakes Bagikan Masker kepada Warga
-
Ada Apa Sampai Terjadi Antrean BBM dan Elpiji? Pertamina Sulawesi Minta Satgas Bergerak
-
Cuaca Ekstrem Tak Goyahkan Timnas Basket Indonesia, Siap Bikin Jepang Ketar-ketir
-
Dugaan Keracunan di Sidoarjo Meluas ke 18 Lembaga Pendidikan, 34 Santri Masih Dirawat
-
Aktivitas Sekolah Saat Gunung Sinabung Berstatus Siaga
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.