Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jumlah Korban Tewas Kecelakaan KA Bekasi Jadi 15 Orang, 76 Luka-luka

📅 Rabu, 29 Apr 2026, 08:00 WIB | Oleh:
Jumlah Korban Tewas Kecelakaan KA Bekasi Jadi 15 Orang, 76 Luka-luka Doc: ANTARA
Ket. Petugas mengevakuasi korban kecelakaan KRL Commuterline dan KA Argo Bromo Anggrek relasi Gambir-Surabaya Pasar Turi di Stasiun Bekasi Timur, Bekasi, Jawa Barat, Selasa (28/4/2026).

JAKARTA - Polda Metro Jaya menyebutkan korban tabrakan antara KA Argo Bromo Anggrek dan KRL Commuter Line yang terjadi di Stasiun Bekasi Timur, Jawa Barat, Senin (27/4) malam, berjumlah 15 orang.

"10 jenazah di RS Polri, 3 jenazah di RSUD Bekasi, satu jenazah di RSU Bella, satu jenazah di RS Mitra Keluarga," kata Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (28/4).

Untuk korban luka-luka sebanyak 76 orang, namun Budi belum merincikan untuk jenis luka apa saja yang dialami para korban.

Sementara itu sebanyak tujuh keluarga korban kecelakaan kereta rel listrik (KRL) di Bekasi Timur telah melapor ke posko identifikasi korban (Disaster Victim Identification/DVI) Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Tingkat I Pusdokkes Polri Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Hingga saat ini, sudah ada tujuh keluarga yang melaporkan kehilangan anggota keluarganya ke posko sebelum kematian (ante mortem)," kata Kepala RS Polri Kramat Jati, Prima Heru Yulihartono saat konferensi pers di RS Polri Kramat Jati, Jakarta Timur, Selasa.

Data dari keluarga sangat dibutuhkan untuk mencocokkan identitas korban dari kantong jenazah yang saat ini masih ditangani tim forensik.

Prima menjelaskan, RS Polri telah menerima 10 kantong jenazah sejak dini hari. Seluruh jenazah tersebut diketahui berjenis kelamin perempuan dan masih dalam proses identifikasi oleh tim DVI.

Proses identifikasi dilakukan melalui pencocokan data ante mortem dari keluarga dengan data setelah kematian (post mortem) hasil pemeriksaan forensik.

Untuk itu, kehadiran keluarga korban dinilai sangat menentukan kecepatan proses tersebut. "Seluruh jenazah masih dalam proses identifikasi. Kami terus melakukan rekonsiliasi data agar identitas korban dapat segera dipastikan," ucap Prima.

Prima menambahkan, pihaknya masih membuka layanan bagi keluarga lain yang belum melapor.

Dia mengimbau kepada masyarakat yang merasa kehilangan anggota keluarga dalam peristiwa tersebut segera datang ke Posko Ante Mortem di RS Polri Kramat Jati.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Wisata
Prosesi adat kansoda'a di W...
Ekonomi
Neraca perdagangan Indonesi...
Nasional
Presiden Prabowo lantik Wan...
Olahraga
Fitriani/Fadona melaju ke f...
Rona
7 Drama Korea Baru Wajib Di...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.