Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Polisi Masih Selidiki Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 00:30 WIB | Oleh: Tim Penulis
Polisi Masih Selidiki Kronologi Kecelakaan Kereta di Bekasi Timur Doc: Antara
Ket. Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri saat meninjau TKP kecelakaan Kereta CommuterLine dan Kereta Disel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4).

Jakarta - Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Asep Edi Suheri menyebutkan pihaknya masih melakukan penyidikan dan pendalaman terkait kecelakaan antara Kereta CommuterLine dan Kereta Disel (KRD) jarak jauh di Stasiun Bekasi Timur, Kota Bekasi, Senin (27/4) malam.

"Untuk kronologis, kita masih melakukan penyidikan dan pendalaman karena kejadian baru satu jam yang lalu," katanya.

Ia juga menjelaskan, yang utama saat ini pihaknya melakukan pertolongan dan penanganan terhadap para korban.

"Saat ini dari pihak Basarnas, TNI-Polri, dan SAR masih melakukan evakuasi, doakan semoga korban bisa segera kita bawa ke RS," katanya.

Asep juga menyebutkan saat ini yang utama selain memberikan pertolongan kepada para korban adalah melakukan pengamanan TKP, sementara dalam hal jumlah korban masih fluktuatif.

"Mudah-mudahan tidak bertambah, walaupun sekarang masih proses evakuasi," katanya.

Sebanyak 29 penumpang mengalami luka-luka dan sudah dilarikan ke rumah sakit, sedangkan terdapat tiga korban dinyatakan meninggal dunia dalam data sementara.

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Sufmi Dasco mengonfirmasi bahwa data tersebut diperoleh ketika mengecek proses evakuasi langsung di lokasi.

“Saya tidak tahu persis karena masih pendalaman berapa jumlah persisnya. Tapi hambatan dari evakuasi itu karena penumpang dalam keadaan ada yang terjepit kemudian celah untuk ruang evakuasinya sempit,” ujarnya.

Dasco memastikan bahwa proses evakuasi berjalan lancar dan saat ini kondisi lokasi kejadian telah steril.

“Saya lihat petugas dari kepolisian maupun dari pihak SAR dan TNI-Polri bekerja dengan kompak di lokasi,” ungkapnya.

Sementara berdasarkan keterangan resmi dari PT Kereta Api Indonesia (Persero), para korban dirujuk ke beberapa fasilitas kesehatan terdekat, di antaranya ke RSUD Bekasi, Primaya Hospital Bekasi Timur, Mitra Plumbon Cibitung, dan RSU Bella Bekasi.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.