Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemandirian Fiskal Jadi PR Terbesar Otonomi Daerah

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 03:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Kemandirian Fiskal Jadi PR Terbesar Otonomi Daerah Doc: Antara
Ket. Wakil Menteri Dalam Negeri Bima Arya berikan keterangan kepada wartawan usai peringatan Hari Otonomi Daerah XXX di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (27/4/2026).

JAKARTA- Wakil Menteri Dalam Negeri (Wamendagri) Bima Arya Sugiarto menilai peningkatan kapasitas fiskal dan kemandirian ekonomi daerah menjadi pekerjaan rumah (PR) terbesar dalam 30 tahun pelaksanaan otonomi daerah (otda).

“Otonomi daerah juga tentang kemandirian. Jika kita mengevaluasi 30 tahun perjalanannya, pekerjaan rumah terbesar saat ini adalah meningkatkan kapasitas fiskal dan kemandirian ekonomi daerah,” kata Bima dalam peringatan Hari Otonomi Daerah ke-XXX di Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Senin (27/4).

Ia menegaskan otonomi daerah bukan sekadar pemberian kewenangan kepada pemerintah daerah, tetapi juga tanggung jawab untuk membangun kemandirian dalam pengelolaan sumber daya dan pembiayaan pembangunan.

Menurut dia, tanpa kemandirian fiskal yang kuat, pemerintah daerah akan sulit menghadirkan pelayanan publik yang optimal dan berkelanjutan bagi masyarakat.

Bima menambahkan, otonomi daerah merupakan proses yang terus berkembang dan memerlukan penyempurnaan berkelanjutan, terutama dalam penguatan ekonomi daerah.

Selain itu, ia menyoroti pentingnya peran kepala daerah dalam menghadapi berbagai tantangan yang tidak hanya bersifat lokal, tetapi juga nasional dan global. “Selain tantangan di tingkat lokal dan nasional, kepala daerah juga menghadapi dinamika geopolitik global yang semakin kompleks,” ujarnya.

Ia mengapresiasi sejumlah kepala daerah yang dinilai mampu menjawab tantangan tersebut serta mengoptimalkan peluang untuk meningkatkan kinerja daerah.

Bima berharap penguatan kapasitas fiskal dan kemandirian ekonomi daerah terus didorong agar pelaksanaan otonomi daerah dapat memberikan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat.

Bima juga menegaskan peningkatan integritas dan kapasitas aparatur pemda daerah menjadi kunci utama penyempurnaan pelaksanaan otda. Ant/S-2

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.