Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Belajar dari Mie Ayam Bintang, Ini 5 Kiat Membangun Bisnis Franchise Kuliner dari Nol

📅 Selasa, 28 Apr 2026, 19:50 WIB | Oleh:

Setelah menemukan formula yang stabil, Daniel mulai membuka peluang kemitraan dengan menyiapkan sistem usaha yang lebih terstruktur.

Ia tidak hanya menjual merek, tetapi juga menyediakan paket operasional lengkap, sehingga mitra dapat langsung fokus berjualan tanpa harus membangun semuanya dari awal.

Mulai dari standar resep, pelatihan, alur kerja, hingga kebutuhan pasokan telah dipersiapkan agar kualitas tetap terjaga di setiap outlet.

Dengan cara ini, bisnis tidak hanya tumbuh sebagai merek, tetapi juga sebagai ekosistem usaha yang memberi peluang bagi pelaku UMKM lain.

4. Rapikan Operasional dengan Digitalisasi

Saat usaha mulai berkembang, Daniel menyadari pencatatan manual tidak lagi cukup untuk mengelola banyak cabang dan mitra.

Karena itu, ia mulai memanfaatkan sistem pembayaran digital dan pencatatan transaksi berbasis aplikasi, termasuk menggunakan DANA Bisnis untuk mendukung operasional sehari-hari.

Melalui laporan transaksi digital, pemasukan dapat dipantau lebih akurat, arus kas lebih tertata, dan kebutuhan operasional lebih mudah dikendalikan.

Digitalisasi dinilai menjadi bagian penting agar usaha yang tumbuh cepat tetap berjalan rapi dan efisien.

5. Jaga Konsistensi Saat Bisnis Bertumbuh

Bagi Daniel, tantangan terbesar setelah ekspansi bukan sekadar menambah cabang, tetapi menjaga kualitas di seluruh jaringan usaha.

Saat ini, ia mengelola 13 mitra waralaba dan lima cabang mandiri yang tersebar di Jakarta dan sejumlah kota lain. Dalam setiap kerja sama, sistem pembayaran digital menjadi bagian dari standar operasional sejak awal.

“Dengan alur pembayaran yang seragam, kami jadi lebih mudah memantau kinerja usaha mitra secara berkala, sementara mereka bisa lebih fokus pada operasional dan pelayanan pelanggan,” kata Daniel. Pendekatan ini membantu menjaga kualitas pengelolaan di seluruh jaringan Mie Ayam Bintang.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...

Apakah Ada yang Tahu Apa Itu Jelekongism

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Rona
Apakah Ada yang Tahu Apa It...

Pelatih PSS: Banyak Sekali yang Harus Dibenahi

3 jam lalu | Aloysius Widiyatmaka

Daerah
Pelatih PSS: Banyak Sekali ...
Olahraga
Marc Marquez Juara Sprint M...
Olahraga
Sinner Mundur dari Shanghai...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.