Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Investasi Asing Tembus Rp250 Triliun, Kenapa IHSG Malah Loyo di Sore Hari Ini?

📅 Senin, 27 Apr 2026, 17:20 WIB | Oleh:
Investasi Asing Tembus Rp250 Triliun, Kenapa IHSG Malah Loyo di Sore Hari Ini? Doc: ANTARA/Putra M Akbar
Ket. Pengunjung melintas di depan layar yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (24/4).

JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan awal pekan, Senin (27/4/2026), meskipun sempat bergerak stabil di zona hijau sepanjang sesi pertama. 

Berdasarkan data BEI, indeks komposit terkoreksi sebesar 22,97 poin atau 0,32 persen ke level 7.106,52, sementara indeks LQ45 turut tertekan ke posisi 686,74. Kepala Riset Phintraco Sekuritas, Ratna Lim, mencatat adanya tekanan jual yang meningkat menjelang penutupan pasar, di mana sektor energi menjadi pemberat utama dengan penurunan mencapai 1,21 persen seiring masih tingginya ketidakpastian harga komoditas global.

"Setelah mengalami tekanan jual pada akhir pekan lalu, IHSG sempat bergerak di teritori positif hampir di sepanjang perdagangan, namun kemudian IHSG melemah menjelang penutupan," kata Kepala Riset Phintraco Sekuritas Ratna Lim, dalam kajiannya di Jakarta, Senin.

Dari sisi sentimen domestik, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan akan mempertimbangkan pemberian insentif bagi pasar modal Indonesia, selama program yang dijalankan otoritas bursa menunjukkan hasil positif.

Insentif tersebut berpeluang berbentuk pengurangan pajak, sejalan dengan harapan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) agar ada dukungan stimulus fiskal.

Di sisi lain, data investasi asing langsung (FDI) ke Indonesia di luar sektor keuangan dan migas tercatat tumbuh 8,5 persen secara tahunan (year-on-year/YoY) menjadi Rp250 triliun pada kuartal I 2026.

Capaian ini menandai pertumbuhan selama dua kuartal berturut-turut, setelah sebelumnya meningkat 4,3 persen (yoy) pada kuartal IV 2025.

Arus masuk investasi terbesar berasal dari sektor industri logam dasar yang mencapai 3,7 miliar dolar AS.

Ratna melanjutkan dari kawasan regional, mayoritas indeks saham Asia ditutup menguat pada perdagangan Senin (27/4/2026).

Investor cenderung mengabaikan belum terjadinya perundingan diplomatik antara Amerika Serikat dan Iran, serta tetap tingginya harga minyak mentah global.

Meski demikian, ketidakpastian masih membayangi pasar seiring dinamika geopolitik.

Iran dilaporkan menawarkan proposal baru kepada Amerika Serikat untuk membuka kembali Selat Hormuz dan mengakhiri konflik, serta mengusulkan penundaan pembicaraan terkait program nuklir.

Adapun berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sektor energi turun paling dalam sebesar 1,21 persen.

Saham-saham yang mencatatkan penguatan terbesar di antaranya JAWA, ESIP, IFSH, BOBA, dan SMMT.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar

Timothy Ivan Triyono Mundur dari Bakom RI

59 menit yang lalu | Lili Lestari

Nasional
Timothy Ivan Triyono Mundur...
Luar Negeri
AS Kirim Dua Jet Tempur F-1...
Advertisement
7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

7 Event Jakarta Akhir Pekan 3-4 Oktober: Ada Indonesia Comic Con hingga JICAF 2026

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.