Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dudung Abdurachman Jadi Bos KSP: Siap Pangkas Birokrasi dan Buka Laporan Warga 24 Jam

📅 Senin, 27 Apr 2026, 17:20 WIB | Oleh:
Dudung Abdurachman Jadi Bos KSP: Siap Pangkas Birokrasi dan Buka Laporan Warga 24 Jam Doc: ANTARA/Fathur Rochman
Ket. Kepala Staf Kepresidenan Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman memberikan keterangan kepada wartawan usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin (24/4).

JAKARTA - Jenderal TNI (Purn.) Dudung Abdurachman resmi menjabat sebagai Kepala Staf Kepresidenan (KSP) setelah dilantik oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara, Jakarta, Senin (27/4).

Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Kasad) ini menegaskan kesiapannya untuk mengawal ketuntasan program-program prioritas pemerintah dengan memangkas jalur birokrasi yang dinilai menghambat. Sebagai pimpinan KSP yang baru menggantikan Muhammad Qodari, Dudung berkomitmen menjadikan instansinya sebagai penghubung utama antara masyarakat dan pemerintah, termasuk dengan membuka kanal pengaduan warga selama 24 jam penuh guna memastikan aspirasi publik tersampaikan langsung ke meja kepresidenan.

"Selanjutnya juga sebagai KSP tentunya nanti saya sebagai penghubung antara masyarakat dengan pemerintah. Sehingga apa yang menjadi keluhan-keluhan ini saya akan buka 24 jam laporan-laporan dari masyarakat," kata Kepala Staf Kepresidenan Dudung.

Tidak hanya itu, pihaknya juga akan mengevaluasi dan memonitor program-program kementerian/lembaga serta bekerjasama dengan kementerian/lembaga dan pemerintah-pemerintah daerah.

Hal itu dilakukan sehingga jangan sampai ada hal-hal yang menjadi program prioritas Presiden terhambat masalah birokrasi baik di pusat maupun di tingkat pemerintah daerah.

"Nanti kita pangkas birokrasi," katanya.

Dalam kesempatan itu dia juga meminta dukungan dari kementerian/lembaga serta masyarakat secara umum untuk menyukseskan program-program tersebut.

"Apabila ada hal-hal yang program-program prioritas Pemerintah Presiden yang tidak berjalan dengan semestinya nanti kita akan sidak dan kita tuntaskan dengan baik," tutur Dudung.

Sebelumnya, mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat itu resmi dilantik untuk memimpin KSP dalam upacara pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Senin. Dia menggantikan Muhammad Qodari, yang kini menjabat sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom).

Selain Dudung dan Qodari, dalam acara hari ini turut dilantik pula Mohammad Jumhur Hidayat sebagai Menteri Lingkungan Hidup/Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq sebagai Wakil Menteri Koordinator Bidang Pangan serta Abdul Kadir Karding sebagai Kepala Badan Karantina Indonesia.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...

Rupiah Rawan Tertekan - 29 September 2026

1.5 jam yang lalu | Oka Wahyu

Ekonomi
Rupiah Rawan Tertekan - 29 ...
Advertisement
FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

FIFA Asean Cup 2026: Drama VAR! Thom Haye Kartu Merah, Indonesia Vs Malaysia Masih 0-0 di Babak Pertama

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.