Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tempat Penukaran Uang Riyal Diserbu Calon Jamaah Haji NTB, Total Transaksi Capai Rp1 Miliar!

📅 Minggu, 26 Apr 2026, 18:30 WIB | Oleh:
Tempat Penukaran Uang Riyal Diserbu Calon Jamaah Haji NTB, Total Transaksi Capai Rp1 Miliar! Doc: ANTARA/Nur Imansyah.
Ket. Aktivitas penukaran uang rupiah ke riyal Arab Saudi oleh para jamaah haji Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) di stan penukaran uang yang diberlokasi di dalam areal Asrama Haji NTB di Mataram, Sabtu (25/4).

MATARAM, NUSA TENGGARA BARAT - Ratusan jamaah haji Embarkasi Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) beramai-ramai memadati stan penukaran uang yang berlokasi di dalam Asrama Haji Kota Mataram sebelum berangkat menuju  Arab Saudi.

Pantauan wartawan di Asrama Haji NTB, kemarin. Jamaah datang berbondong-bondong menukarkan mata uang rupiah ke riyal Arab Saudi. Aktivitas penukaran uang ini terlihat ramai sejak pagi. Jamaah memanfaatkan layanan yang tersedia di kawasan Asrama Haji agar lebih praktis dan tidak mengalami kesulitan saat sudah berada di Arab Saudi.

Petugas jasa penukaran uang, Rohani, mengatakan pihaknya menyediakan berbagai pecahan riyal sesuai kebutuhan jamaah.

"Semua pecahan ada, mulai dari 5 riyal sampai 500 riyal. Kebanyakan jamaah memang memilih pecahan kecil karena lebih mudah digunakan," ujarnya.

Ia mengatakan, layanan penukaran uang tersebut rutin tersedia setiap musim haji di Asrama Haji NTB. Bahkan, petugas sudah bersiaga sejak pagi sebelum para jemaah memasuki asrama.

"Biasanya jamaah menukar uang sebelum masuk kamar, atau setelah salat dan makan siang. Kami sudah siap dari pagi," katanya.

Rohani menuturkan perputaran uang dalam layanan penukaran ini cukup besar. Berdasarkan pengalaman tahun sebelumnya, total transaksi penukaran bisa mencapai 1 miliar rupiah.

"Kalau rupiah-nya bisa sampai 1 miliar rupiah, tergantung kebutuhan jamaah. Kalau stok habis, nanti ditambah lagi dari kantor," ungkapnya.

Salah satu calon haji asal Bima, Hariyono, mengaku menukarkan uang sebesar 6 juta rupiah dalam pecahan kecil untuk kebutuhan selama di tanah suci, dan menilai menukarkan uang di Asrama Haji jauh lebih praktis dibandingkan harus melakukannya setelah tiba di Arab Saudi.

"Saya tukar pecahan 5 riyal sampai 10 riyal untuk kebutuhan selama Arab Saudi. Kita pilih tukar di sini lebih mudah aja, pas di sama sudah nggak repot lagi," ujarnya.

Sementara itu, Ketua Kloter 4 Bima, Abdul Haris, mengatakan setiap jamaah sebenarnya telah mendapatkan uang "living cost" sebesar 750 riyal. Meski demikian, masih banyak jamaah tetap menukarkan uang tambahan secara mandiri sesuai kebutuhan.


"Sudah ada diberikan living cost 750 riyal per jamaah. Tapi ada juga yang menukar sendiri di sini sesuai kebutuhan," ujarnya.

Ia mengatakan, selain layanan penukaran uang, fasilitas pengisian pulsa dan paket komunikasi juga tersedia di lokasi yang sama untuk memudahkan jamaah tetap terhubung dengan keluarga selama berada di Tanah Suci.

Meski demikian, pihak kloter tidak memberikan pendampingan khusus dalam proses penukaran uang. Para jamaah diberi keleluasaan untuk mengatur kebutuhan masing-masing.

Ramainya aktivitas penukaran uang ini menjadi gambaran kesiapan para jemaah dalam menghadapi perjalanan ibadah haji. Selain persiapan fisik dan mental, kesiapan finansial dalam bentuk mata uang riyal juga menjadi kebutuhan penting demi kelancaran ibadah. Ant

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
Megapolitan
Bangunan Sekolah Dasar di K...
Megapolitan
Jenazah ABK Arupadhatu 1 Be...
Advertisement
Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

Mentan Amran Berang, Sebut Masuknya Beras Ilegal Khianati Kerja Keras 115 Juta Petani Indonesia

24 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.