Keren! Tiongkok Ciptakan Lapisan Pelindung Transparan untuk Fosil Telur Dinosaurus

Minggu, 26 Apr 2026, 20:12 WIB

WUHAN - Para peneliti Tiongkok mengembangkan lapisan nano, dengan emulsi komposit nanosilika, untuk melindungi fosil telur dinosaurus khususnya yang berada di situs fosil Gunung Qinglong di Shiyan, Provinsi Hubei, Tiongkok.

Situs tersebut menjadi rumah bagi lebih dari 3.000 telur dinosaurus yang berasal dari sekitar 86 juta tahun silam, dan termasuk salah satu situs fosil telur dinosaurus paling terkonsentrasi serta terawetkan dengan baik di dunia.

Ket. Foto: — Sumber: XINHUA/XU CHAOYANG

Cangkang telur dinosaurus sebagian besar tersusun dari kalsium karbonat, menjadikannya sangat rentan terhadap karbon dioksida yang ada di udara dan kelembapan. Paparan jangka panjang terhadap fluktuasi kelembapan dan suhu, serta erosi asam-basa pada lapisan batu pasir kasar, mempercepat pelapukan yang meluas dan kerusakan bertahap pada fosil-fosil yang rapuh ini.

Tim peneliti dari Sichuan University of Science and Engineering pun berupaya mencegah kerusakan itu dengan mengatur material nanokomposit baru agar sesuai dengan kondisi geologi unik dan iklim lokal situs tersebut.

Setelah diaplikasikan pada permukaan fosil, lapisan tersebut secara signifikan meningkatkan ketahanan terhadap penuaan akibat sinar ultraviolet serta kerusakan akibat asam dan basa.

“Saat emulsi meresap ke dalam fosil telur dinosaurus dan batuan di sekitarnya, emulsi membentuk lapisan kedap udara yang rapat untuk menstabilkan struktur secara keseluruhan dan memperkuat formasi fosil di sekitarnya,” ujar peneliti utama sekaligus profesor di universitas itu, Deng Jianguo.

Setelah melalui pengujian dan evaluasi yang teliti, pekerjaan konservasi skala penuh telah diselesaikan di seluruh area seluas 6.260,69 meter persegi itu. Pelapisan permukaan telah membungkus fosil-fosil telur langka ini dengan lapisan pelindung yang tahan lama.

“Kami mengimplementasikan hasil penelitian kami menjadi bentuk pertahanan yang kuat bagi fosil, memberikan perlindungan berlapis bagi telur-telur dinosaurus purba ini,” kata Deng.

Li Min, chief engineer situs tersebut, mengatakan proyek ini menawarkan model penting bagi konservasi warisan alam yang sistematis baik di dalam maupun luar negeri. Ant/Xinhua

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Bukan Kaleng-Kaleng! KOI Bongkar Alasan Kejurnas Hoki 2026 Lebih Bergengsi dari SEA Games!

Pemkot Ambon Pastikan Pembangunan Infrastruktur Berdasarkan Skala Prioritas

Kebakaran Desa Adat Sade Jadi Alarm Keras: Pariwisata Harus Tangguh Hadapi Bencana

Anjlok ke Titik Terendah! Kebijakan Ekstrem PM Jepang Sanae Takaichi Bikin Rakyat Cemas!

Bandung Great Sale 2026 Gebrak Pasar, 171 UMKM Siap Unjuk Produk

Bye-Bye Kabel Ruwet! Pemkot Banjarmasin Siapkan Sanksi Tegas Buat Provider Nakal!

BNPB Minta Malaysia dan Singapura Tidak Saling Menyalahkan Soal Asap Karhutla

Ratusan Pasukan BKO Diterjunkan! Kodam XII/Tanjungpura Siaga Satu Hadapi Karhutla Kalbar!

Budaya Lokal Jadi Senjata Baru Mandalika untuk Gaet Wisatawan

Unik! Pemanasan di Kolam Hangat Tropis Malah Bikin Es Antarktika Tak Mudah Mencair

Ini 8 Penyebab AC Mobil Anda Tak Dingin, Simak Cara Mengatasinya!

Brasil Desak PBB Gelar Sidang Luar Biasa, Dunia Sudah Lelah dengan Konflik Global

Wamenekraf Tegaskan Desainer Harus Kuasai AI hingga Bisnis di Masa Depan

Ilmuwan Kembangkan Cip Pintar: Performa Maksimal, Minim Daya

Pendaftaran Seleksi Petugas Haji Kloter & PPIH Arab Saudi Tahun 2027 Dibuka Kemenhaj, Catat Link dan Tanggalnya!

Harga Sembako di Lebak Terkerek Naik Dikit, Efek Kemarau Walau Pasokan Melimpah

Bandung Great Sale 2026 Resmi Dibuka! 171 UMKM Dilibatkan Dongkrak Ekonomi Daerah

Sulbar Darurat Internet: 30,25 Persen Desa Masih "Blank Spot"

Wadoh, Investor Korea Selatan Diduga Jadi Korban “Mafia Legal Formal”

Shin Tae-yong Puas Pola Permainan Persija Nyaris Sempurna Jelang Liga

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.