Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Apresiasi untuk Warga Badui yang Konsistensi dalam Menjaga Tradisi Seba

📅 Sabtu, 25 Apr 2026, 22:55 WIB | Oleh: Tim Penulis
Apresiasi untuk Warga Badui yang Konsistensi dalam Menjaga Tradisi Seba Doc: Antara
Ket. Sejumlah warga Badui membawa hasil bumi menuju Gedung Negara Provinsi Banten, Kota Serang, Sabtu (25/4/2026).

Serang - Gubernur Banten, Andra Soni, memberikan apresiasi tinggi terhadap konsistensi masyarakat adat Kanekes dalam menjaga kelestarian tradisi Seba yang telah berlangsung selama ratusan tahun.

Pantauan di lapangan pada Sabtu, ribuan warga Badui yang terdiri dari kelompok Badui Luar dan Badui Dalam melakukan long mars atau berjalan kaki dari Alun-Alun Barat Kota Serang menuju Gedung Negara Provinsi Banten.

Kedatangan mereka diantarkan langsung oleh perwakilan Pemerintah Kabupaten Lebak dan disambut hangat oleh Gubernur Banten yang mereka sapa sebagai Bapak Gede.

"Alhamdulillah, hari ini kami bersama-sama menerima saudara-saudara kita dari Desa Adat Kanekes. Sebanyak 1.525 orang hadir mengikuti prosesi 'Buka Panto' yang merupakan tradisi ratusan tahun," ujar Andra Soni.

Gubernur menjelaskan bahwa pelaksanaan Seba tahun ini merupakan kategori Seba Letik (Seba Kecil). Baginya, momentum ini merupakan ajang bagi pemerintah untuk belajar mengenai nilai-nilai kehidupan, terutama terkait ketaatan pada aturan dan pelestarian alam.

"Masyarakat Kanekes mengajarkan kepada kita untuk taat kepada aturan dan melestarikan alam melalui berbagai pantangan mereka. Kita jadikan masyarakat adat Kanekes sebagai tuntunan, bukan sebagai tontonan," tegas Andra Soni.

Dalam rangkaian silaturahmi tersebut, masyarakat adat menyampaikan sejumlah aspirasi kepada pemerintah provinsi, dengan penekanan utama pada isu kelestarian lingkungan dan perlindungan kawasan hutan serta sungai dari kerusakan.

Setelah rangkaian ritual di tingkat provinsi selesai, rombongan warga Badui dijadwalkan akan berpamitan kepada Bupati Serang pada Minggu pagi sebelum menempuh perjalanan pulang kembali ke wilayah pedalaman Lebak.

Pemerintah Provinsi Banten melalui dinas terkait turut memfasilitasi berbagai kegiatan pendukung dalam rangkaian Seba ini guna memastikan tradisi penutupan masa panen dan puasa (Kawalu) tersebut berjalan dengan khidmat dan lancar.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.