Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Hashim Ungkap Strategi RI Hadapi Krisis Global, Pasokan Minyak Rusia Jadi Kunci

📅 Jumat, 24 Apr 2026, 17:20 WIB | Oleh: Tim Penulis
Hashim Ungkap Strategi RI Hadapi Krisis Global, Pasokan Minyak Rusia Jadi Kunci Doc: Antar
Ket. Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo dalam acara Economic Briefing 2026 di Jakarta.

Jakarta - Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan di tengah gejolak geopolitik global, Indonesia memiliki fundamental ekonomi yang kuat dengan ketahanan pangan, energi dan fiskal yang tetap terjaga.

Ia mengatakan ketahanan energi Indonesia saat ini masih relatif stabil, didukung langkah antisipatif pemerintah serta diplomasi strategis Presiden dengan mitra global.

“Upaya swasembada pangan, penguatan cadangan energi, termasuk komitmen pasokan minyak hingga sekitar 150 juta barel melalui kerja sama internasional, serta diplomasi tingkat tinggi turut memperkokoh posisi Indonesia dibanding banyak negara lain,” ujar Hashim dalam keterangannya di Jakarta, Jumat (24/4).

Ke depan, lanjutnya, optimalisasi penerimaan negara melalui digitalisasi dan pengawasan berbasis teknologi menjadi kunci untuk semakin memperkuat kapasitas fiskal nasional.

Sebagai informasi, Utusan Khusus Presiden bidang Energi dan Lingkungan Hashim Djojohadikusumo mengungkapkan Indonesia mendapat 150 juta barel minyak dari Rusia dengan harga khusus, hasil kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia.

Hashim menjelaskan bahwa kesepakatan tersebut merupakan buah dari kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia pada Senin (13/4). Dalam kunjungan tersebut, Prabowo bertemu dengan Presiden Rusia Vladimir Putin selama tiga jam.

Dalam pertemuan tersebut, tutur Hashim, mulanya Rusia menyetujui untuk segera mengirim 100 juta barel minyak ke Indonesia dengan harga khusus.

Apabila Indonesia masih membutuhkan tambahan, kata Hashim, maka Rusia akan menambah pasokan sebesar 50 juta barel minyak untuk Indonesia menghadapi gejolak ekonomi.

Dengan demikian, Rusia menjadi alternatif pemasok energi ke Indonesia di tengah krisis energi yang saat ini sedang melanda dunia akibat perang antara Amerika Serikat (AS)-Israel dengan Iran.

Diwartakan sebelumnya, Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia membidik minyak mentah atau crude yang diimpor dari Rusia bisa dikirim ke Indonesia mulai bulan April 2026.

Sementara itu, untuk pembelian LPG dari Rusia, Bahlil menyampaikan masih dalam proses finalisasi. Persentase LPG yang diimpor dari Rusia terhadap total kebutuhan Indonesia pun masih dalam pembahasan.

Langkah-langkah tersebut merupakan strategi pemerintah untuk menjamin keandalan pasokan energi di tengah kondisi geopolitik yang tidak menentu.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.