Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tak Hanya Perempuan, Laki-laki Juga Berisiko Terkena Kanker Terkait HPV

📅 Rabu, 22 Apr 2026, 20:11 WIB | Oleh:
Tak Hanya Perempuan, Laki-laki Juga Berisiko Terkena Kanker Terkait HPV Doc: Koran Jakarta - Haryo Brono
Ket. Para pembicara dalam acara Kelas Jurnalis 2026 bertajuk “Memahami HPV pada Anak Laki-Laki: Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Generasi Masa Depan” di Jakarta, pada hari Selasa (22/4).

Tak Hanya Perempuan, Laki-Laki Berisiko Terkena Kanker Terkait HPV

JAKARTA — Upaya meningkatkan literasi kesehatan publik terus diperkuat melalui kolaborasi lintas sektor. MSD Indonesia bersama Kementerian Kesehatan Republik Indonesia kembali menggelar Kelas Jurnalis 2026 bertajuk “Memahami HPV pada Anak Laki-Laki: Meningkatkan Kesadaran Kesehatan Generasi Masa Depan” di Jakarta, Selasa (22/4). Forum ini menyoroti pentingnya pendekatan pencegahan yang lebih inklusif terhadap infeksi Human Papillomavirus (HPV), yang selama ini kerap dipersepsikan hanya berdampak pada perempuan.

Selama bertahun-tahun, narasi publik mengenai HPV didominasi oleh kaitannya dengan kanker serviks. Perspektif ini tidak sepenuhnya keliru, mengingat hampir 99 persen kasus kanker leher rahim berkaitan dengan infeksi HPV risiko tinggi. Namun, para ahli menegaskan bahwa pendekatan yang terlalu berfokus pada perempuan berpotensi mengabaikan beban penyakit yang signifikan pada laki-laki.

Data global menunjukkan bahwa hampir satu dari tiga pria berusia di atas 15 tahun pernah terinfeksi setidaknya satu jenis HPV. Lebih jauh, laki-laki berkontribusi terhadap sekitar 40 persen dari seluruh kasus kanker terkait HPV di dunia. Jenis kanker yang terkait antara lain kanker orofaring (tenggorokan), anus, dan penis dengan tren yang terus meningkat dalam beberapa tahun terakhir.

Pelaksana tugas Direktur Jenderal Penanggulangan Penyakit Kementerian Kesehatan, Andi Saguni, menegaskan bahwa perubahan perspektif menjadi kunci dalam memperluas upaya pencegahan.

“Selama ini, narasi HPV di masyarakat masih terbatas pada perempuan. Padahal, HPV tidak mengenal gender. Ini menjadi tantangan sekaligus peluang bagi kita untuk memperluas literasi kesehatan secara lebih menyeluruh,” ujarnya.

Capaian Imunisasi dan Tantangan ke Depan

Pemerintah Indonesia telah mengintegrasikan imunisasi HPV ke dalam program Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS). Hasilnya, cakupan imunisasi pada anak perempuan menunjukkan capaian yang signifikan. Data 2025 mencatat tingkat cakupan mencapai 91,1 persen—melampaui target nasional.

Meski demikian, keberhasilan tersebut dinilai baru menjadi fondasi awal. Tantangan berikutnya adalah memperluas pemahaman masyarakat bahwa imunisasi HPV merupakan investasi kesehatan jangka panjang bagi seluruh anak, baik perempuan maupun laki-laki.

Managing Director MSD Indonesia, George Stylianou, menekankan pentingnya pendekatan berbasis kesetaraan dalam perlindungan kesehatan.

“Melalui prinsip health equity, kami mendorong agar tidak ada anak yang tertinggal dalam mendapatkan perlindungan. Edukasi menjadi kunci agar masyarakat memahami bahwa HPV adalah ancaman bersama,” katanya.

Beban Tersembunyi pada Laki-Laki

Dari sisi klinis, ancaman HPV pada laki-laki sering kali tidak terlihat secara langsung. Ketua Perhimpunan Dokter Spesialis Kulit dan Kelamin Indonesia (PERDOSKI), Hanny Nilasari, menjelaskan bahwa infeksi HPV pada laki-laki dapat menimbulkan berbagai kondisi, mulai dari kutil kelamin hingga kanker.

“Di luar kanker serviks pada perempuan, HPV juga menyebabkan kanker penis, kanker anus, dan kanker orofaring pada laki-laki. Ini adalah beban tersembunyi yang sering kali luput dari perhatian,” ujarnya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Olahraga
Asian Games: Tim Voli Putra...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.