Tim SAR Gabungan Evakuasi Jasad Pelajar di Lombok Utara
Selasa, 21 Apr 2026, 16:30 WIBLOMBOK UTARA -- Tim SAR gabungan akhirnya berhasil menemukan dan mengevakuasi jasad pelajar atas nama Rozi Herliawan (15), warga Desa Santong, yang dilaporkan hilang di Air Terjun Tiu Bombong, Desa Pendua, Kecamatan Kayangan, Kabupaten Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada Selasa pagi," kata Koordinator Unit Siaga SAR Bangsal Lombok Utara Gusti Komang Aryadana di Lombok Utara, Selasa.
Operasi pencarian hari kedua dimulai sejak pukul 06.00 WITA dengan menyisir aliran sungai di sekitar lokasi kejadian. Selang 30 menit pencarian, tepat pada pukul 06.30 WITA, warga setempat menemukan korban dalam posisi mengambang tidak jauh dari titik awal dilaporkan hilang.
"Usai penemuan tersebut, tim SAR segera melakukan proses pengamanan dan packing jenazah yang didahului proses identifikasi dari pihak kepolisian," katanya.
Mengingat medan di sekitar Air Terjun Tiu Bombong yang cukup ekstrem, proses persiapan evakuasi ini berlangsung hingga pukul 09.00 WITA.
Tantangan berikutnya muncul saat tim harus membawa jenazah melalui jalur darat dengan medan yang terjal. Perjalanan dari titik air terjun menuju lokasi ambulans memakan waktu sekitar 50 menit.
"Tepat pada pukul 09.50 WITAÂ tim berhasil mencapai titik jemput dan langsung memindahkan korban ke ambulans desa untuk dibawa ke Puskesmas Santong," katanya.
"Setelah dilakukan pemeriksaan medis, jenazah segera diserahkan kepada pihak keluarga di rumah duka," katanya.
Peristiwa nahas ini sebelumnya bermula pada Senin (20/4) siang saat korban sedang mandi bersama dua rekannya. Cuaca buruk yang memicu peningkatan debit air secara mendadak membuat korban tidak sempat menyelamatkan diri dan terseret arus deras.
Keberhasilan operasi SAR ini merupakan sinergi dari berbagai unsur, antara lain Tim Rescue Kantor SAR Mataram, Unit Siaga SAR Bangsal, Polsek Kayangan, Koramil Gangga, Damkar Pos Kayangan, Barasiaga, Relawan GPA Santong, Rimba Raya Bentek, PMI Gangga, serta dukungan penuh dari warga sekitar.
"Dengan diserahkannya korban ke pihak keluarga, operasi SAR resmi dinyatakan ditutup," katanya.
Sebelumnya tim SAR gabungan melakukan pencarian setelah menerima laporan atas kejadian tersebut, tim rescue dari Unit Siaga SAR Bangsal diberangkatkan menuju lokasi kejadian dengan menggunakan rescue car dan membawa peralatan SAR air.
âPencarian langsung dilakukan begitu mendapatkan informasi," katanya.
Pihaknya berharap kepada masyarakat agar tetap berhati-hati saat melakukan aktivitas di tempat wisata untuk mengantisipasi hal yang tidak diinginkan.
"Kami imbau masyarakat tetap berhati-hati saat melakukan aktivitas," katanya.
Redaktur: Koran Jakarta
Penulis: Antara, Sujar
Berita Terkait:
-
Tragedi Longsor Bantargebang Telan Korban Jiwa, BNPB Wanti-wanti Bahaya Susulan Menanti
-
Polisi Ungkap Peredaran Ganja 9,4 Kg di Cawang Jakarta Timur
-
Manchester City Tantang Liverpool di Perempat Final Piala FA
-
Cuaca Selasa: BMKG Prediksi Hujan Petir di Wilayah Barat hingga Timur Indonesia
-
Bocah Tenggelam Saat Mandi di Sungai Kampar Riau Ditemukan Tak Bernyawa
-
Pertumbuhan Tinggi Tanpa Fondasi Kuat, Ekonomi Rawan Guncangan
-
Pencarian Bocah Tenggelam di Kawasan Pantai Wisata Batee Puteeh Meulaboh
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.