Mengoptimalkan Penjaringan Kafilah dengan Sistem Zonasi
Minggu, 19 Apr 2026, 22:55 WIBSerang - Lembaga Pengembangan Tilawatil Qurâan (LPTQ) Kabupaten Serang, Provinsi Banten, mengoptimalkan penjaringan calon kafilah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) melalui pembinaan dengan sistem zonasi untuk menggali potensi qori dan qoriah yang merupakan putra-putri asli daerah.
Ketua Harian LPTQ Kabupaten Serang Budi Haryadi, di Serang, Minggu, menyampaikan kepuasannya terhadap hasil penjaringan calon kafilah tersebut yang dilakukan di setiap zona kecamatan se-Kabupaten Serang.
"Strategi LPTQ Kabupaten Serang membuat saya cukup puas. Kami betul-betul mendapatkan potensi sesungguhnya yang selama ini tidak kita ketahui," ujar Budi.
Pembinaan Zona III tersebut mencakup enam wilayah, yakni Kecamatan Petir, Tunjung Teja, Baros, Cikeusal, Pamarayan, dan Bandung. Budi menjelaskan bahwa pembinaan difokuskan berbasis zonasi agar pelaksanaannya jauh lebih efisien secara waktu dan tepat sasaran.
Melalui penjaringan tersebut, LPTQ menemukan fakta bahwa sejumlah calon kafilah berprestasi yang berdomisili di Kabupaten Serang sebelumnya justru tampil mewakili kabupaten atau kota lain di ajang MTQ tingkat provinsi.
"Saya tanyakan ke kafilah, mereka ikut dari kabupaten dan kota lain. Ini menjadi pekerjaan rumah (PR) kita, kenapa bisa begitu. Ini soal bentuk perhatian," kata Budi.
Menyikapi temuan tersebut, Budi menegaskan bahwa ke depan LPTQ akan merangkul kembali para qori dan qoriah berprestasi tersebut agar wajib mewakili daerah asalnya, yakni Kabupaten Serang. Ia menyebutkan, Bupati Serang Ratu Rachmatuzakiyah, juga telah menginstruksikan secara tegas agar seluruh kafilah MTQ harus berasal dari putra-putri daerah.
"Bupati menginstruksikan LPTQ untuk merangkul semua putra daerah. Kalau sampai MTQ ada peserta dari luar daerah, kita coret, karena Kabupaten Serang adalah gudangnya qori," tegasnya.
Lebih lanjut, Budi memastikan bahwa ke depan LPTQ Kabupaten Serang tidak hanya berfokus pada cabang tilawah, tetapi juga akan berprogres meningkatkan pembinaan untuk cabang-cabang lainnya dari total 14 cabang yang dilombakan pada ajang MTQ.
"Intinya ada yang pernah juara dua atau tiga di provinsi, tapi bukan sebagai kafilah Kabupaten Serang. Insya Allah ke depan kita kunci semua, kita akan tampilkan utusan Kabupaten Serang seutuhnya," ujar Budi.
Redaktur: Redaksi Koran Jakarta
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Pekerja Kilang Pertamina Kawal Satgas Ramadan & Idulfitri 2026
-
Tradisi Jamasan Srobong Gobang di Gunung Sumbing
-
Cuaca Ekstrem Terjang Sumbar: Puluhan Rumah Terendam, Jalan Ambles 25 Meter
-
Gubernur Banten: MTQ Jadi Upaya Membumikan Al-Quran di Tengah Masyarakat
-
Menumbuhkan Kecintaan akan Al Qur'an Lewat Lomba MTQ
-
Pencarian Nelayan yang Terjatuh dari Longboat di Saparua
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.