Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Ekspor Daun Kratom dari Kukar Tembus Ratusan Ton Tiap Bulan

📅 Minggu, 19 Apr 2026, 21:40 WIB | Oleh: Tim Penulis
Ekspor Daun Kratom dari Kukar Tembus Ratusan Ton Tiap Bulan Doc: ANTARA/ Teofilusianto Timotius
Ket. Ilustrasi - Petani panen daun kratom yang menjadi sumber penghasilan masyarakat di Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat.

TENGGARONG – Ekspor daun kratom belakangan makin dilirik karena punya potensi pasar yang cukup besar di luar negeri.

Tanaman ini banyak dibudidayakan masyarakat, jadi bisa jadi sumber penghasilan baru kalau dikelola dengan baik.

Tapi di balik peluang itu, tetap ada tantangan yang perlu diperhatikan, mulai dari regulasi yang masih ketat di beberapa negara sampai soal standar kualitas.

Jadi, kalau mau serius garap ekspor kratom, perlu strategi yang matang biar peluangnya bisa dimaksimalkan tanpa menimbulkan risiko di kemudian hari.

Kabupaten Kutai Kartanegara (Kukar), Kalimantan Timur mengekspor daun kratom (tumbuhan endemik Kalimantan) antara 200 sampai 300 ton per bulan ke berbagai negara seperti Amerika Serikat, India, Thailand, hingga Republik Ceko.

"Pemkab Kukar terus mendorong pengembangan kratom sebagai salah satu komoditas unggulan daerah yang memiliki potensi besar dalam meningkatkan perekonomian masyarakat, khususnya bagi para petani," ujar Sekretaris Daerah Kabupaten Kukar Sunggono di Tenggarong, Minggu (19/4).

Keberhasilan Kukar mengekspor kratom ini membuat Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kalimantan Utara (Kaltara) pada Kamis (16/4/2026), melakukan studi banding ke Kukar untuk mengetahui seluk beluk pengelolaan hingga ekspornya.

Sunggono menyebut bahwa kratom kini telah menjadi tanaman endemik bernilai ekonomis tinggi yang dapat diandalkan sebagai sumber peningkatan pendapatan asli daerah (PAD), sehingga diperlukan strategi yang matang dalam memanfaatkan peluang pasar yang terus berkembang.

"Permintaan kratom di pasar internasional terus meningkat. Negara tujuan ekspor antara lain Amerika Serikat, India, Thailand, hingga Republik Ceko. Ini merupakan peluang besar yang harus dimanfaatkan dengan meningkatkan kualitas dan produktivitas," kata Sunggono dalam pertemuan dengan perwakilan Pemprov Kaltara tersebut.

Ia melanjutkan, Kecamatan Tenggarong Seberang saat ini menjadi salah satu sentra produksi kratom terbesar di Kalimantan Timur. Wilayah tersebut bahkan telah memiliki fasilitas pengolahan kratom menjadi ekstrak, yang menjadi nilai tambah tersendiri dibanding daerah lain.

Untuk itu, Pemkab Kukar terus mendorong pelaku usaha dan petani agar mampu memenuhi standar pasar global, baik dari sisi kualitas maupun kuantitas produksi kratom.

Sunggono menyatakan bahwa pengembangan kratom (mitragyna speciosa) di Kukar tidak lepas dari berbagai tantangan, terutama terkait aspek legalitas dan persepsi negatif di masa lalu yang sempat dikaitkan dengan zat psikotropika. Namun demikian, kondisi tersebut kini mulai berubah seiring adanya perhatian dari pemerintah pusat.

"Perdagangan kratom sempat menghadapi kendala serius, baik di Kukar maupun secara nasional, namun kemudian pemerintah pusat melalui Kementerian Pertanian, BPOM, dan BRIN mulai mengarahkan penelitian serta penataan tata kelola, termasuk untuk kepentingan ekspor," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.