Upaya Pemprov DKI Bangun Kota Inklusif Melalui Semangat Paskah di Kota Tua

Sabtu, 18 Apr 2026, 23:55 WIB

JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Paskah Pemprov DKI Jakarta bersama masyarakat di Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (18/4). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya semangat pembaruan, toleransi, dan kebersamaan sebagai fondasi menjaga Jakarta tetap inklusif dan harmonis.

Menurut Rano, perayaan Paskah membawa pesan harapan dan pembaruan yang relevan dengan dinamika Jakarta sebagai kota yang terus berkembang. Ia menilai nilai-nilai tersebut selaras dengan karakter masyarakat Jakarta yang beragam dan dinamis.

Ket. Foto: Wakil Gubernur DKI Jakarta, Rano Karno, menghadiri kegiatan Aktualisasi Nilai-Nilai Paskah Pemprov DKI Jakarta bersama masyarakat di Taman Fatahillah, Kota Tua, Jakarta Barat, Sabtu (18/4). Dalam kesempatan tersebut, ia menekankan pentingnya semangat pembaruan, toleransi, dan kebersamaan sebagai fondasi menjaga Jakarta tetap inklusif dan harmonis. — Sumber: Pemprov DKI Jakarta

"Paskah membawa pesan harapan dan pembaruan. Ini sejalan dengan semangat Jakarta sebagai kota yang dinamis, beragam, dan terus bergerak maju," ujarnya.

Ia menambahkan, tema Paskah tahun ini menjadi pengingat bagi seluruh masyarakat untuk terus memperbaiki diri, baik secara individu maupun dalam kehidupan sosial. Pembaruan tersebut dinilai penting dalam membangun masyarakat yang lebih solid dan berdaya saing.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 5.000 jemaat dari berbagai unsur, mulai dari pemuda gereja, perwakilan aras gereja, ASN, pegawai BUMD, hingga tamu undangan. Kehadiran berbagai elemen tersebut mencerminkan kolaborasi lintas sektor dalam menjaga keharmonisan di ibu kota.

Rano menegaskan, pembangunan Jakarta tidak hanya berfokus pada aspek fisik, tetapi juga peningkatan kualitas sumber daya manusia. Ia menilai empati, saling menghargai, dan kepedulian sosial menjadi kunci dalam menciptakan masyarakat yang inklusif.

"Pembaruan di Jakarta bukan hanya soal infrastruktur, tetapi juga membangun masyarakat yang lebih empatik, saling menghargai, dan memiliki kepedulian sosial tinggi," tuturnya.

Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya menjaga harmoni di tengah keberagaman dengan memastikan setiap warga memiliki akses yang setara terhadap fasilitas publik. Upaya ini dilakukan melalui penyediaan ruang-ruang publik yang inklusif dan mudah dijangkau oleh seluruh lapisan masyarakat.

Rano juga menyebut keberagaman sebagai kekuatan utama Jakarta yang harus dirawat melalui dialog dan interaksi lintas budaya. Ia menilai perbedaan justru dapat menjadi sumber kekayaan sosial apabila dikelola dengan baik.

"Keberagaman di Jakarta adalah kekuatan. Kita perlu terus membuka ruang dialog agar perbedaan justru memperkaya kehidupan kota," katanya.

Ia turut mengungkapkan capaian Jakarta sebagai kota teraman kedua di ASEAN versi Global Residence Index 2026. Menurutnya, capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kohesi sosial.

Menutup sambutannya, Rano mengajak seluruh warga untuk terus merawat nilai kebersamaan dan toleransi. Ia menegaskan komitmen Pemprov DKI Jakarta dalam mewujudkan kota global yang aman, nyaman, dan inklusif bagi semua.

Redaktur: Redaksi Koran Jakarta

Penulis: Paundra Zakirulloh

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.