Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
pasang iklan di koran jakarta
Ads

Sampah Menumpuk di Rusun Tambora Tembus , 100 Petugas LH Langsung Turun Tangan

1 Rabu, 15 Apr 2026, 21:05 WIB | Oleh:
Sampah Menumpuk di Rusun Tambora Tembus , 100 Petugas LH Langsung Turun Tangan Sampah Menumpuk di Rusun Tambora Tembus , 100 Petugas LH Langsung Turun Tangan Doc: ANTARA/HO-Pemkot Jakbar
Ket. Petugas Suku Dinas Lingkungan Hidup (LH) Jakarta Barat mengerahkan sekitar seratus personel dan satu armada truk besar untuk menangani sampah menumpuk pada saluran pembuangan vertikal (shaft) Rusun Tambora, Angke, Rabu (15/4).

JAKARTA - Suku Dinas Lingkungan Hidup Jakarta Barat mengerahkan sedikitnya 100 personel gabungan guna mengurai penumpukan sampah yang menyumbat saluran pembuangan vertikal (shaft) di Rusunawa Tambora, Angke.

Sampah dilaporkan menggunung hingga mencapai lantai enam gedung akibat terhambatnya proses pengangkutan menuju Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang selama sepekan terakhir.

Kepala Sudin LH Jakbar, Achmad Hariadi, di Jakarta, Rabu, mengatakan, penumpukan sampah hingga lantai 6 di rusun tersebut karena lorong pembuangan (shaft) sampah rusun tersumbat karena banyaknya sampah yang belum terangkut.

“Ada sekitar 100 petugas LH Jakbar bersama PPSU dan satu armada truk besar yang dikerahkan. Ada empat shaft sampah di sana, yang digunakan dua shaft, satu shaft sudah mau selesai. Satu shaft sekitar 2 kubik,” ujar Hariadi saat dikonfirmasi.

Menurut dia, sampah yang menumpuk dalam shaft hingga ke lantai enam gedung itu lantaran pengangkutan sampah yang terhambat.

“Terhambat karena belum terangkut, jadi sampah yang di atas tertahan sampah yang di bawah. Kita sudah minta Kasatpel setempat untuk lakukan penanganan simultan, sekaligus sosialisasi kepada masyarakat, penghuni rusun terkait pemilahan sampah,” kata Hariadi.

Hariadi mengungkapkan, pekan lalu pihaknya telah melakukan workshop pemilahan sampah kepada penghuni Rusun Tambora dan warga masyarakat setempat. Menurutnya, penumpukan sampah terjadi karena warga penghuni rusun tidak bijak dalam mengelola sampah.

“Karena sampah tidak dikelola, maka yang terjadi sampah menumpuk,” tandasnya.

Selain itu, Sudin LH juga mendorong pembentukan bank sampah di kawasan Rusunawa Angke, Tambora, Jakarta Barat untuk mengatasi persoalan sampah di kawasan tersebut.

Sudin LH Jakarta Barat pun tengah mengusulkan pengadaan bank sampah ke Unit Pengelola Rumah Susun (UPRS) I Tambora. Keberadaan bank sampah harus melibatkan pemangku kepentingan, masyarakat, petugas kebersihan dan unsur terkait lainnya.

“Kalau hanya petugas kebersihan rusun saja tanpa masyarakat tidak akan efektif,” katanya.

Sebelumnya, sampah di saluran pembuangan vertikal atau shaft/trash chute Rusunawa Tambora, Jakarta Barat menumpuk hingga lantai enam gedung pada Selasa.

Penumpukan itu terjadi imbas terhambatnya pengangkutan sampah ke Tempat Pengolahan Sampah Terpadu (TPST) Bantar Gebang. Hal itu membuat pengangkutan sampah dari pintu keluar trash chute lantai satu ikut terhambat.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
  • Industri Makanan dan Minuman Tumbuh 7,04 Persen, KRISTA InterFOOD 2026 Perluas Peluang Bisnis
    Pencapaian kinerja industri mamin yang impresif ini tentu ...
  • Ekspor Tembus 4,85 Miliar Dolar AS, UGM Dorong Teknologi Hijau Industri Kulit
    Ekspor kulit tembus 4,85 miliar dolar AS, UGM ...
  • GrabMart Catat Lonjakan Pesanan Dini Hari, Strategi Pemasaran Brand Perlu Berubah
    Banyak sekarang pekerja kantoran sampe rumah malam, lalu ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

Tak Lagi Lewat Pertamina: Impor Migas Dialihkan ke Lemigas, Bahlil Pastikan Tak Bebani APBN

31 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.