Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Dedi Mulyadi Ubah Jalan Diponegoro dan Gasibu, Demo Tak Lagi Picu Macet

📅 Rabu, 15 Apr 2026, 16:35 WIB | Oleh: Tim Penulis
Dedi Mulyadi Ubah Jalan Diponegoro dan Gasibu, Demo Tak Lagi Picu Macet Doc: Antara
Ket. Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi memberikan keterangan di Gedung Pakuan Bandung, Rabu (15/4).

Bandung - Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi mengungkapkan aksi demonstrasi menjadi salah satu alasannya untuk menata halaman Gedung Sate dan mengalihkan Jalan Diponegoro dengan membelah Lapangan Gasibu untuk dijadikan jalan baru. 

Dedi menilai dengan kondisi halaman Gedung Sate dan Gasibu yang terpisah seperti saat ini, Jalan Diponegoro kerap ditutup ketika ada aksi unjuk rasa dan terjadi kemacetan parah di sekitarnya.

"Era demokratisasi melahirkan demonstrasi. Dan setiap aksi itu jalan Diponegoro ditutup, ke depan tidak akan lagi, karena nantinya akan melingkar (ke Gasibu) dan tetap terbuka," kata Dedi di Gedung Pakuan Bandung, Rabu (15/4). 

Nantinya, kata Dedi, Jalan Diponegoro akan dibelokkan tepat di depan gerbang Hotel Pullman yang sejajar tepat dengan titik tengah Lapangan Gasibu Bandung.

"Ini jalan Diponegoro depan Gedung Sate, nanti muter ke depan Pullman, belok kanan, nanti sebagian Gasibu digunakan. Dan untuk jembatan di ujungnya jadi lebih baik. Demo tetap boleh tapi kan tidak mengganggu unjuk rasa," ucapnya. 

Misteri selanjutnya yang tak kemudian dijelaskan Dedi sehubungan proses revitalisasi halaman Gedung Sate ini, adalah terkait kelanjutan nasib Lapangan Gasibu dengan fasilitas jogging track, toilet, taman dan perpustakaan yang jadi area terbuka masyarakat Bandung setiap hari, apakah akan tetap ada atau malah ditiadakan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, taman hijau yang selama ini menghiasi wajah Gedung Sate mulai digunduli, ubin-ubin dan batu alam plaza dibongkar, dan tanaman dicabuti untuk memberikan ruang bagi lapangan upacara yang baru.

Merujuk data dari Biro Umum Setda Provinsi Jawa Barat, Proyek yang dijadwalkan berlangsung dari 8 April hingga 6 Agustus 2026 ini juga mencakup penataan pedestrian dan elemen ruang terbuka publik yang merepresentasikan identitas budaya Jawa Barat.

Revitalisasi ini, akan mengintegrasikan kawasan dengan menghubungkan Plaza depan Gedung Sate, koridor Jalan Diponegoro, hingga Lapangan Gasibu sebagai satu sumbu utama seluas 14.642 meter persegi. 

Dengan anggaran senilai Rp15 miliar (berdasar laman Inaproc) yang telah ditenderkan pada Maret 2026 di tengah upaya efisiensi anggaran daerah, revitalisasi ini ingin menegaskan peran Gedung Sate sebagai center point Jawa Barat yang selama ini dianggap tertutup oleh bangunan tinggi di sekitar Gasibu. 

Namun, pengerjaan ini juga menyisakan tanda tanya terkait posisi Batu Prasasti Sapta Taruna yang menjadi simbol Hari Bakti Pekerjaan Umum (PU) ke depan.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Luar Negeri
Harga Energi dan Biaya Hidu...
Megapolitan
Dana Cadangan, Pramono Usul...
Luar Negeri
G7 Akan Lepas 100 Juta Bare...

PBB akan Alokasikan Dana untuk 12 Krisis Kemanusiaan

36 menit yang lalu | Ilham Sudrajat

Luar Negeri
PBB akan Alokasikan Dana un...
Luar Negeri
Korsel Usulkan Dialog denga...
Luar Negeri
PBB Serukan Negara-negara T...
Advertisement
FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

FIFA Harus Menyelediki Sepak Bola Gajah yang Dimainkan Singapura dan Malaysia

03 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.