- Home
-
- Luar Negeri
-
- Trump Kembali Ancam Lumpuh...
Trump Kembali Ancam Lumpuhkan Infrastruktur Energi Iran dalam Sehari
Selasa, 14 Apr 2026, 01:10 WIBWASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump pada Minggu (12/4) mengatakan militer AS bisa melumpuhkan infrastruktur energi Iran dalam satu hari.
âSaya bisa menghancurkan Iran dalam sehari. Saya bisa menjatuhkan satu fasilitas dalam satu jam. Saya bisa menghancurkan seluruh sektor energi mereka, termasuk semua pembangkit listriknya,â kata Trump dalam wawancara dengan Fox News.
Ia menambahkan bahwa Iran harus membangun kembali infrastruktur listriknya dari awal jika serangan tersebut terjadi. AS juga siap menghancurkan jembatan-jembatan di Iran, katanya.
Trump juga mengumumkan rencana blokade angkatan laut di Selat Hormuz untuk menutup akses ke jalur tersebut bagi semua kapal tanpa pengecualian. Trump pun menginstruksikan Angkatan Laut AS untuk melacak dan mencegat kapal yang membayar Iran untuk melintasi selat tersebut.
Wakil Presiden JD Vance, yang menjadi negosiator utama AS, mengatakan pada Minggu bahwa perundingan antara AS dan Iran berakhir tanpa kesepakatan.
Sementara itu, militer Amerika Serikat menyatakan akan mulai memberlakukan blokade terhadap seluruh lalu lintas maritim yang masuk dan keluar dari pelabuhan serta wilayah pesisir Iran mulai Senin, setelah perundingan akhir pekan gagal mencapai kesepakatan.
Perundingan di Islamabad, yang berlangsung sejak Sabtu hingga Minggu dini hari, merupakan pertemuan langsung pertama antara Amerika Serikat dan Iran dalam lebih dari satu dekade, sekaligus menjadi pembicaraan tingkat tertinggi sejak Revolusi Islam Iran pada 1979.
Negosiasi tersebut digelar beberapa hari setelah gencatan senjata dimulai pada Selasa, yang bertujuan mengakhiri enam pekan pertempuran yang telah menewaskan ribuan orang di kawasan Teluk, mengganggu pasokan energi penting, serta memicu kekhawatiran akan meluasnya konflik regional.
Pembelaan Hak
Garda Revolusi Iran (IRGC) pada Senin (13/4) memperingatkan âtidak ada pelabuhan di Teluk dan Laut Oman yang akan amanâ setelah AS memberlakukan blokade lalu lintas kapal ke dan dari pelabuhan Iran melalui Selat Hormuz.
Keamanan pelabuhan di kawasan Teluk dan Laut Oman harus berlaku âbagi semua pihak atau tidak sama sekali,â kata IRGC dalam pernyataan yang disiarkan televisi pemerintah Iran, IRIB.
Angkatan bersenjata Iran, menurut pernyataan itu, menganggap pembelaan hak hukum negara sebagai kewajiban sah, termasuk pelaksanaan kedaulatan atas perairan teritorial.
âKapal-kapal yang berafiliasi dengan musuhâ akan dilarang melintasi Selat Hormuz, sementara kapal lain dapat melintas sesuai peraturan yang ditetapkan Iran.
Redaktur: Vitto Budi
Penulis: Antara
Berita Terkait:
-
Gempa M 5,0 Guncang Manggarai, NTT! Ini Kabar Terbaru dari BMKG
-
BTN Gandeng Pemkot Padang, Perluas Layanan dari KPR hingga Digitalisasi Layanan Publik
-
AS Hancurkan Tiga Tanker Minyak Iran, Selat Hormuz Kembali Membara
-
Produksi Kerajinan Panjang Mulud di Kota Serang Meningkat
-
Uni Eropa Siap Bantu Indonesia Cari Korban Gempa NTT dengan Satelit Copernicus
-
InJourney Pastikan MotoGP 2026 Siap Digelar di Sirkuit Mandalika, Optimistis Dongkrak Ekonomi Nasional dan Serap Ribuan Pekerja
-
Drama Penalti! Persebaya Tumbangkan Persib, Sabet Gelar Juara Piala Presiden 2026
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.