Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Tim SAR Palembang Temukan Jasad Korban Tenggelam di Kertapati

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 16:18 WIB | Oleh:
Tim SAR Palembang Temukan Jasad Korban Tenggelam di Kertapati Doc: ANTARA/HO-SAR Palembang
Ket. Tim SAR Palembang, Sumatera Selatan, menemukan jasad seorang remaja laki-laki yang dilaporkan tenggelam di Sungai Keruk, Kertapati, Selasa (14/4).

PALEMBANG -- Tim SAR Palembang, Sumatera Selatan, menemukan jasad seorang remaja laki-laki yang dilaporkan tenggelam di Sungai Keruk, Kertapati pada Senin (13/4) pukul 16:00 WIB.

Kepala Kantor SAR Palembang Raymond Konstantin di Palembang, Selasa, mengatakan korban ialah Deni (18) ditemukan dalam kondisi meninggal dunia pada Selasa (14/4) dinihari.

Ia menyebutkan korban ditemukan mengapung di pinggir sungai dengan jarak sekitar 50 meter dari lokasi kejadian awal.

Ia menjelaskan, kejadian bermula ketika korban pulang dari tempat pangkas rambut dan hendak mandi di pinggir Sungai Keruk bersama tiga orang temannya, saat sedang mandi di tepi sungai, tiba-tiba air sungai mengalami pasang sehingga arus menjadi deras.

"Korban kemudian terseret arus dan tenggelam," katanya.

Ia menambahkan melihat kejadian tersebut, teman-teman korban berusaha memberikan pertolongan dengan menjangkau korban menggunakan sebatang kayu. Namun karena derasnya arus sungai, korban tidak berhasil diselamatkan. Diketahui korban juga tidak bisa berenang.

Adapun dalam proses pencarian, Tim SAR Gabungan melakukan penyisiran menggunakan perahu karet serta melakukan penyelaman di sekitar lokasi kejadian guna menemukan korban.

Ia menambahkan unsur SAR yang terlibat dalam operasi pencarian tersebut terdiri dari Basarnas Kantor SAR Palembang, TNI/Polri, Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Palang Merah Indonesia (PMI), serta masyarakat setempat.

Kantor SAR Palembang juga mengimbau masyarakat agar selalu mengutamakan keselamatan saat beraktivitas di perairan dan menghindari mandi atau berenang di sungai yang memiliki arus deras, terlebih bagi yang tidak memiliki kemampuan berenang.

Apabila masyarakat membutuhkan bantuan Search and Rescue (SAR) dalam kondisi darurat, dapat segera menghubungi Emergency Call Basarnas di nomor 115 yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

Tak Mau Ketinggalan, Warga Yunani Juga Berunjuk Rasa Beratnya Beban Hidup

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.