Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

BPS Sleman Luncurkan Desa Cantik 2026, Dorong Pembangunan Berbasis Data di Desa

📅 Selasa, 14 Apr 2026, 17:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
BPS Sleman Luncurkan Desa Cantik 2026, Dorong Pembangunan Berbasis Data di Desa Doc: Antara
Ket. Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa melakukan penyematan selempang kepada agen statistik masing kalurahan pada sosialisasi dan pencanangan Desa Cantik yang diselenggarakan BPS Sleman di Kantor Kelurahan Margokaton, Tempel, Senin (14/4).

Sleman - Badan Pusat Statistik (BPS) Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta mengadakan sosialisasi sekaligus pencanangan Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) Tahun 2026 di Margorejo, Tempel, Sleman guna meningkatkan literasi masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan statistik, Selasa (14/4). 

Kepala BPS Sleman Widhi Pranowo mengatakan Program Desa Cantik bertujuan meningkatkan literasi, kesadaran dan peran aktif perangkat desa (kalurahan) dan masyarakat dalam penyelenggaraan kegiatan statistik serta sebagai standardisasi pengelolaan data statistik untuk menjaga kualitas dan keterbandingan indikator statistik.

"Diharapkan pula program ini dapat mengoptimalisasi penggunaan dan pemanfaatan data statistik sehingga program pembangunan di desa tepat sasaran," katanya.

Hadir pada acara tersebut Wakil Bupati Sleman, Danang Maharsa beserta jajaran.

Pencanangan Desa Cantik 2026 di Kabupaten Sleman dilakukan terhadap tiga Kalurahan (setingkat desa) di Kapanewon (Kecamatan) Tempel, yakni Kalurahan Margorejo, Pondokrejo dan Sumberrejo.

Pencanangan dilakukan secara simbolis dengan pemukulan gong, penandatanganan piagam dan penyematan selempang kepada agen statistik masing-masing kalurahan.

Program yang telah dimulai sejak 2022 di Kabupaten Sleman ini juga telah mencanangkan sejumlah Desa Cantik di beberapa kalurahan, diantaranya Kalurahan Ambarketawang Gamping, Mergoagung Seyegan, Wukirsari Cangkringan, dan Mororejo Tempel.

Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa menyambut baik dan menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada BPS Kabupaten Sleman yang telah menginisiasi kegiatan ini.

Menurut dia, program Desa Cantik ini merupakan sebuah langkah strategis yang relevan dengan kebutuhan pembangunan saat ini, yaitu pembangunan berbasis data yang akurat dan up to date.

"Melalui program ini, kalurahan memiliki tugas yang cukup penting, yakni mampu mengidentifikasi potensi, permasalahan, serta kebutuhan masyarakatnya secara mandiri berbasis data," katanya.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Industri Akomodasi Melaju Kencang, Efek Berganda Pariwisata Dinanti
    Membaca data penyerapan tenaga kerja hingga hampir 26 ...
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
Advertisement
Citilink Flight Sale 231026 Halaman Rubrik
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

Nusron Wahid Dua Kali Mangkir, KPK Siapkan Panggilan Ketiga

23 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.