Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Meningkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla Meski Status Belum Ditetapkan

📅 Senin, 13 Apr 2026, 23:25 WIB | Oleh: Tim Penulis
Meningkatkan Kewaspadaan Terhadap Karhutla Meski Status Belum Ditetapkan Doc: Antara

Palembang - Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mulai meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) meskipun status siaga darurat tingkat provinsi belum resmi ditetapkan.

Kepala Bidang Penanganan Darurat BPBD Sumsel Sudirman di Palembang, Senin, menegaskan bahwa langkah antisipasi di lapangan sudah berjalan tanpa harus menunggu penetapan status secara administratif yang ditargetkan pada April 2026.

"Meski status siaga darurat provinsi belum diketuk, kewaspadaan di lapangan tetap menjadi prioritas utama. Kami tidak menunggu status untuk mulai bergerak, terutama di daerah-daerah yang mulai terpantau muncul titik panas," kata Sudirman.

Ia menjelaskan bahwa saat ini BPBD Sumsel terus mendorong kabupaten dan kota, khususnya daerah rawan, untuk segera menaikkan status siaga mereka sebagai syarat administratif penetapan status tingkat provinsi. Berdasarkan aturan, minimal dua daerah harus menetapkan status siaga terlebih dahulu sebelum provinsi mengambil langkah serupa.

Tingkat kewaspadaan ini ditingkatkan menyusul mulai terjadinya beberapa insiden kebakaran lahan dalam beberapa hari terakhir. Di antaranya adalah kebakaran lahan seluas 0,5 hektare di Musi Banyuasin dan lima hektare di area sekitar Tol Palembang–Indralaya.

"Kejadian di Tol Palindra dan Muba menunjukkan bahwa ancaman karhutla itu nyata seiring masuknya musim kemarau. Semua personel dan peralatan sudah dalam posisi siap meskipun mobilisasi besar-besaran baru akan dilakukan setelah status siaga resmi," ujarnya.

Menurut Sudirman, penguatan kesiapsiagaan dini ini sangat krusial guna memastikan koordinasi lintas instansi tetap solid dan respons cepat terhadap pemadaman bisa dilakukan sesegera mungkin untuk mencegah kebakaran meluas.

Selain patroli rutin, BPBD Sumsel juga aktif melakukan edukasi kepada masyarakat di sekitar kawasan rawan agar menghentikan praktik pembukaan lahan dengan cara membakar.

"Kami terus memantau pergerakan cuaca dan titik panas melalui satelit secara real-time sebagai langkah antisipasi dini agar Sumsel tetap terkendali dari kabut asap tahun ini," tegas Sudirman.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pertamina dan Jababeka Berkolaborasi Menuju Kawasan Hijau dan Nol Emisi
    Melihat tren positif pemasangan infrastruktur panel surya yang ...
  • Kemenperin Pacu Industri Halal Tembus Pasar Global Lewat Halal Indo 2026
    Langkah mendorong penyerapan 60 persen vendor lokal di ...
  • Bukan Sekadar Ekspor, Industri Pangan Indonesia Kejar Posisi di Rantai Nilai Global
    Ulasan yang sangat komprehensif mengenai posisi manufaktur Indonesia ...
  • Industri Besar di Kaltim Didorong Wajib Serap 60 Persen Vendor dan UMKM Lokal.
    Langkah Komisi VII DPR RI dalam mendorong regulasi ...
  • Indonesia Kantongi 5 Medali Asian Games
    persaingan ketat, mungkinkah kontingen Indonesia bisa masuk 3 ...
Megapolitan
Bekasi Makin Terang! PJU Di...
Luar Negeri
OpenAI Desak AS Pimpin Stan...

PLTS Dukung Aktivitas Usaha Nelayan di Batam

33 menit yang lalu | Fajar Alim M

Ekonomi
PLTS Dukung Aktivitas Usaha...
Advertisement
Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

Luke Vickery Hingga Maarten Paes Tiba di Jakarta, Skuad Mewah John Herdman Siap Mengguncang FIFA ASEAN Cup 2026

21 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.