Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Menerapkan Strategi “Reward” dan “Punishment”

📅 Senin, 13 Apr 2026, 06:50 WIB | Oleh:
Menerapkan Strategi “Reward” dan “Punishment” Doc: Dok Koran Jakarta
Ket. Ilustrasi Bu Rossa.

Pertanyaan:

Bu Rossa, perusahaan kami baru tiga tahun berdiri dan Alhamdulillah terus ber­kembang. Saat ini ­karyawan ­kami sudah ­lebih dari 500 orang. ­Sebagai HRD, kami banyak ­menghadapi masalah ­karyawan. ­Pimpinan menghendaki agar sistem ­reward dan punish­ment diterapkan ­lebih efektif. Mohon ­advis-nya Bu Rossa.

Jawaban:

Menerapkan strategi Reward and Punishment (Penghargaan dan Sanksi) adalah seni keseimbang­an. Tujuannya bukan sekadar ­mengontrol perilaku, melainkan mem­bangun motivasi dan disiplin yang berkelanjutan, baik di ling­kungan ­kerja, ­pendidikan, ­maupun ­pola asuh.

Berikut adalah panduan praktis untuk menerapkannya secara efektif:

1. Prinsip Utama: Keadilan dan Konsistensi

Sebelum melangkah ke teknis, pastikan dua fondasi ini terpenuhi:

Transparansi: Aturan harus jelas di awal. Semua orang harus tahu perilaku apa yang dihargai dan apa yang dilarang.

Objektivitas: Jangan ada “anak emas”. Sanksi dan hadiah harus diberikan berdasarkan data atau fakta, bukan perasaan personal.

2. Strategi Reward (Penghargaan)

Reward berfungsi seba­gai ­pe­nguat positif. Fokusnya adalah membuat perilaku baik ­terulang kembali.

Tips Sukses: Berikan reward sesegera mungkin setelah perilaku positif terjadi. Semakin jauh jarak waktu antara aksi dan apresiasi, ­semakin lemah dampaknya ­terhadap motivasi.

Jenis Reward dan Contoh Penerapan:

Intrinsik: Memberikan otonomi lebih, tanggung jawab baru, atau pujian di depan umum.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Daerah
Eri Cahyadi Tegaskan Tak Ad...
Advertisement
Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

Final Indonesia vs Thailand: Penjualan Tiket Dibuka Mulai Rp250 Ribu, Ini Cara Belinya!

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.