Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Kemendagri Minta Pemda Kendalikan Harga Cabai dan Bawang, Dorong Gerakan Tanam di Daerah

8 Senin, 13 Apr 2026, 18:35 WIB | Oleh:
Kemendagri Minta Pemda Kendalikan Harga Cabai dan Bawang, Dorong Gerakan Tanam di Daerah Kemendagri Minta Pemda Kendalikan Harga Cabai dan Bawang, Dorong Gerakan Tanam di Daerah Doc: Istimewa
Ket. Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, meminta pemerintah daerah memastikan ketersediaan komoditas cabai merah, cabai besar, dan bawang merah. Langkah ini dinilai penting untuk menekan kenaikan harga yang terjadi di sejumlah wilayah akibat terbatasnya pasokan.

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir, meminta pemerintah daerah memastikan ketersediaan komoditas cabai merah, cabai besar, dan bawang merah. Langkah ini dinilai penting untuk menekan kenaikan harga yang terjadi di sejumlah wilayah akibat terbatasnya pasokan.

Permintaan tersebut disampaikan dalam Rapat Koordinasi Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja, Jakarta, Senin (13/4). Kegiatan ini juga dirangkaikan dengan evaluasi dukungan pemda dalam Program 3 Juta Rumah serta sosialisasi jaminan produk halal.

"Kalau masyarakat kita yang di daerah gemar memakan cabai, cobalah usaha, coba pikirkan, ada rasa bertanggung jawab sedikit," ujar Tomsi Tohir.

Ia menekankan pentingnya langkah konkret dari pemerintah daerah untuk mengatasi persoalan klasik terkait pasokan komoditas pangan. Salah satu upaya yang didorong adalah menggencarkan gerakan menanam cabai dan bawang merah di masing-masing wilayah.

Menurutnya, komoditas tersebut relatif mudah dibudidayakan sehingga seharusnya dapat dipenuhi secara mandiri oleh daerah. Dengan demikian, ketergantungan terhadap pasokan dari luar daerah dapat ditekan dan stabilitas harga lebih terjaga.

Berdasarkan data Kementerian Pertanian per April 2026, sejumlah wilayah mengalami defisit produksi cabai rawit dan cabai merah. Kondisi ini terjadi di berbagai kawasan seperti Tanah Papua, Sulawesi, Kalimantan, hingga sebagian Sumatera.

Tomsi mengingatkan bahwa persoalan ini terus berulang setiap tahun dan perlu ditangani secara sistematis. Ia meminta Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) di seluruh wilayah untuk lebih aktif dalam melakukan langkah mitigasi dan pengendalian.

"Kita sudah melakukan 163 kali rapatnya, nah kami sangat berharap kesadaran teman-teman kepala daerah dan jajarannya untuk melakukan langkah pengendalian," tambahnya.

Selain mendorong produksi lokal, Tomsi juga meminta daerah yang mengalami defisit untuk menjalin kerja sama dengan daerah yang memiliki surplus produksi. Koordinasi lintas daerah dinilai menjadi solusi efektif dalam menjaga keseimbangan pasokan.

Ia juga mengingatkan pentingnya komunikasi dengan Kementerian Pertanian guna mendapatkan dukungan kebijakan dan solusi teknis. Dengan sinergi tersebut, diharapkan permasalahan pasokan dapat diatasi secara lebih cepat dan tepat.

"Kalau sudah ada peluang tidak dimanfaatkan juga, nah ini berarti keterlaluan ya," tandas Tomsi.

Rapat koordinasi tersebut turut dihadiri sejumlah pejabat dari berbagai lembaga, di antaranya Badan Pusat Statistik, Badan Pangan Nasional, serta Kementerian terkait lainnya. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menunjukkan pentingnya kolaborasi dalam menjaga stabilitas harga dan ketersediaan pangan nasional.

Kemendagri menegaskan, pengendalian inflasi daerah tidak hanya bergantung pada kebijakan pusat, tetapi juga peran aktif pemerintah daerah. Dengan langkah terintegrasi, diharapkan harga komoditas pangan dapat tetap stabil dan terjangkau bagi masyarakat.

Like, Share, Comment:

Komentar (1)

Dadap Saputra
Dadap Saputra
13 Apr 2026, 20:54 WIB.

Komentar dihapus otomatis karena terindikasi sebagai spam

Balas
Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Angkatan Darat AS Berlatih Menggali Kuburan Massal untuk Skenario Perang dengan Banyak Korban
    Apa mungkin AS akan melakukan invasi darat ke ...
  • Satgas Penertiban Kawasan Hutan Selidiki Perusahaan AK, Jejak Hubungan dengan Oknum Aparat Didalami
    Ditanya siapa ak itu kq malah balik bertanya? ...
  • Andrea Bocelli Bikin Jakarta Terpukau! Konser Romanza Hadirkan Malam Penuh Keajaiban
    Salut banget dengan konser Andrea Bocelli sangat mengharumkan ...
  • Kapasitas Produksi Menganggur, Industri Didesak Bangkit
    Berita yang sangat melegakan bagi kita yang bergerak ...
  • Jakarta Timur Bersiap Jadi Magnet Investasi Baru, Kawasan 370 Hektare Ini Dilirik
    Tidak akan sukses. Catat ini. Ormas sm warlok ...
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

Mengagetkan Fakta Ini, Hampir 30 Persen Penduduk Kanada Alami Kesulitan Keuangan Rumah Tangga

08 Nov 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.