Aktivitas Gunung Marapi Terpantau Stabil

Sabtu, 11 Apr 2026, 16:07 WIB

PADANG - Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) menyebut berdasarkan hasil evaluasi Gunung Marapi periode 16-31 Maret 2026 tidak terdapat peningkatan aktivitas gunung api yang berada di Sumatera Barat tersebut.

"Dalam dua minggu terakhir (16-31 Maret), pengamatan visual Gunung Marapi menunjukkan bahwa kejadian erupsi dan hembusan masih berlangsung dengan intensitas yang relatif stabil," kata Pelaksana tugas (Plt) Kepala Badan Geologi Lana Saria melalui keterangan tertulisnya yang diterima di Kota Padang, Sabtu (11/4).

Ket. Foto: — Sumber: Wikipedia

Dalam laporan Badan Geologi aktivitas gunung api yang secara administrasi berada di Kabupaten Agam dan Kabupaten Tanah Datar itu tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan dibandingkan evaluasi periode sebelumnya.

Aktivitas kegempaan Gunung Marapi relatif stabil dan tidak terlihat peningkatan gempa yang mengindikasikan adanya tambahan suplai magma dari kedalaman.

Ia menjelaskan gempa yang berkaitan dengan tekanan fluida dangkal teramati dalam jumlah terbatas tanpa kenaikan tremor yang signifikan. Kemudian, nilai real time seismic amplitude measurement (RSAM) berfluktuasi di sekitar baseline. Hal ini tidak menunjukkan adanya akumulasi energi yang signifikan di dalam tubuh gunung api.

Selanjutnya, dalam evaluasi berkala yang dilakukan Badan Geologi menyebut nilai dv/v (variasi kecepatan seismik) didominasi bernilai negatif dengan fluktuasi pada kisaran rendah hingga menengah, yang secara fisik mencerminkan penurunan modulus elastik (kekakuan) medium di bagian dangkal.

Namun, nilai negatif tersebut tidak menunjukkan pola penurunan yang berkelanjutan, melainkan berfluktuasi di sekitar kisaran yang relatif sama tanpa pendalaman anomali. Sementara itu, nilai koherensi berada pada tingkat menengah hingga tinggi dan relatif stabil.

Lebih jauh, ia menjelaskan tidak terlihat kecenderungan penurunan dv/v yang signifikan maupun gangguan koherensi yang berarti, mengindikasikan tidak adanya peningkatan tekanan baru di bagian dangkal tubuh gunung.

Kondisi ini mencerminkan dinamika sistem konduit dangkal, tanpa indikasi peningkatan tekanan magma baru dari kedalaman, dan tanpa adanya eskalasi menuju erupsi yang lebih besar.

"Data deformasi tidak memperlihatkan adanya inflasi yang menunjukkan belum ada tanda kuat pengisian magma baru," jelas dia.

Berdasarkan evaluasi data pemantauan dalam dua minggu terakhir, aktivitas Gunung Marapi secara umum masih menunjukkan pola fluktuatif. Dinamika suplai fluida atau magma dari kedalaman masih memungkinkan terjadinya erupsi.

Namun demikian, selama tidak terjadi peningkatan suplai magma yang signifikan, potensi bahaya yang timbul diperkirakan masih berupa lontaran material pijar dan abu di sekitar pusat aktivitas dengan jangkauan utama dalam radius tiga kilometer dari Kawah Verbeek. Ant

  • gunung marapi

Redaktur: Koran Jakarta

Penulis: Deri Henriawan

Berita Terbaru

Empat Wisatawan Terseret Ombak Saat Mandi di Pantai Tuturuga Minahasa, Kenzy Masih Hilang

Pemkot Tebing Tinggi Ajak Pelajar Budayakan Menabung

Kemenhut Pastikan Kebakaran Hutan di TN Way Kambas Sudah Padam, Seluruh Gajah Aman

Tol Cisumdawu Arah Bandung-Cirebon Ada Perbaikan, Kontraflow DIberlakukan

Pemerintah Tunjuk Sejumlah Menteri Tangani Karhutla Per Wilayah

6 Cara Mudah Kurangi Kerutan di Wajah Tanpa Perlu Perawatan Mahal ke Klinik

Pemkot Samarinda Perkuat Program Tamasya Wujudkan Kota Layak Anak

Anggota DPR Dorong Perlindungan Pekerja di Agam

Pemerintah Lakukan Pemutakhiran Data Bansos untuk Kurangi Salah Sasaran

Sambil Serap Aspirasi, Demokrat Jatim Gelar Lomba Rakyat Serentak di 38 Kabupaten/Kota

Kapolda Lampung: Ratusan Personel Gabungan Berhasil Padamkan Karhutla di Way Kambas

Menekraf Ungkap Ekosistem Ekonomi Kreatif Solusi Tekan Pengangguran di Kota Malang

Mentan: Stok Beras Lebih dari 5 Juta Ton, Ketahanan Pangan Aman

Huawei FreeClip 2 S Segera Hadir di Indonesia, Usung Desain Airy C-Bridge dan Audio Adaptif

Pramono: LRT Rute Kelapa Gading-Manggarai akan Diresmikan Presiden Prabowo pada 26 Agustus

Di Tengah Misi Padamkan Karhutla, Mobil Damkar Belitung Malah Kecelakaan

Dinas Pariwisata Bali Minta Wisatawan Mancanegara Tak Khawatirkan Isu Virus Zika

Paus Sampaikan Solidaritas untuk Korban Gempa NTT

Karya Anak Magelang Bikin Terpukau, 30 Pelukis Cilik Ramaikan “Ruang Khayal Anak #1”

Ikea Indonesia Hadirkan Grejsimojs, Dorong Keluarga Ciptakan Lebih Banyak Momen Bermain di Rumah

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.