Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Pemprov Banten Kirim 21 Petani Milenial Magang ke Jepang, Serap Teknologi Pertanian Modern

📅 Jumat, 10 Apr 2026, 06:30 WIB | Oleh:
Pemprov Banten Kirim 21 Petani Milenial Magang ke Jepang, Serap Teknologi Pertanian Modern Doc: Antara
Ket. Pemprov Banten memberangkatkan 21 petani milenial untuk mengikuti program magang ke Jepang, di Serang, Banten, Kamis (9/4).

Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten memberangkatkan 21 petani milenial untuk mengikuti program magang selama satu hingga dua tahun di Jepang guna menyerap inovasi dan teknologi pertanian modern.

Gubernur Banten, Andra Soni, di Serang, Kamis (9/4), menyatakan bahwa pengiriman tahun ini merupakan jumlah terbanyak sepanjang sejarah program tersebut sejak dimulai pada 1984.

"Kami berharap sekembalinya dari Jepang, para peserta dapat memajukan sektor pertanian di Banten melalui berbagai inovasi dan pengalaman yang didapat. Kita masih memiliki banyak lahan tidur yang bisa dikembangkan oleh rekan-rekan sekalian," ujarnya.

Andra menilai Banten memiliki posisi strategis sebagai penyuplai kebutuhan pangan bagi wilayah Jakarta. Oleh karena itu, regenerasi petani yang melek teknologi menjadi kunci agar sektor pertanian daerah lebih kompetitif dan menjanjikan bagi generasi muda.

"Usaha sektor pertanian itu sebenarnya sangat menjanjikan, apalagi untuk memenuhi kebutuhan ribuan satuan pelayanan pemenuhan gizi yang sudah beroperasi di Banten. Pemprov akan memastikan akses air dan infrastruktur dalam kondisi baik untuk mendukung hal ini," tambahnya.

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Pertanian Provinsi Banten, M Nasir, menjelaskan bahwa 21 peserta yang berangkat merupakan hasil seleksi ketat dari 48 pendaftar. Mereka telah menjalani diklat selama 50 hari sebagai bekal adaptasi budaya dan teknis sebelum diberangkatkan pada 13 April mendatang.

"Jepang adalah barometer teknologi pertanian dunia. Selama 11 hingga 26 bulan di sana, mereka akan tinggal di perkampungan dan menyatu dengan petani lokal baik di sektor tanaman pangan maupun peternakan," jelas Nasir.

Salah seorang peserta asal Kabupaten Lebak, Eva Luthfiah, menyatakan komitmennya untuk mengubah wajah pertanian di daerahnya setelah menyelesaikan program magang tersebut.

"Tekad saya ingin memajukan pertanian. Saat ini sektor pertanian sudah semakin modern dan bukan lagi profesi yang dipandang sebelah mata," tegas Eva.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • FIFA Asean Cup 2026: Sembilan Gol Antarkan Indonesia ke Final, Thailand Menanti
    Laga ini adalah salahsatu pertandingan bola paling menegangkan ...
  • Pembalakan Liar di TN Berbak-Sembilang Terbongkar, Ratusan Kayu dan Rel 1 Km Dimusnahkan.
    Pecuri kayu sampai membangun rel? Ini sih terang2an ...
  • Dagelan Tak Mutu Lapas Cibinong, Bisa Bangun 10 Rumah Sultan, tak Ada Anggaran Beli CCTV Rp200.000  
    Aparat dan pejabat di negeri ini makin terang2an ...
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
Advertisement
Inacraft Detail Sidebar
Nasional
BMKG Prediksi Musim Hujan 2...
Advertisement
Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

Rocky Gerung Ungkap Tugas Wantimpres: Harus Kritis terhadap Kebijakan Presiden Prabowo

02 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.