Jannik Sinner Tak Terbendung, Awali Langkah di Monte Carlo dengan Kemenangan Meyakinkan

Rabu, 08 Apr 2026, 00:40 WIB

MONTE CARLO, MONAKO — Petenis peringkat dua dunia, Jannik Sinner, melanjutkan tren impresifnya dengan kemenangan telak atas Ugo Humbert pada putaran kedua Monte-Carlo Masters, Selasa (7/4) waktu setempat.

Sinner tampil dominan dan menang straight set 6-3, 6-0, menandai awal sempurna di turnamen lapangan tanah liat pertamanya musim ini. Kemenangan tersebut sekaligus memperpanjang performa gemilangnya setelah meraih “Sunshine Double” pada Maret lalu, yakni menjuarai Indian Wells Masters dan Miami Open tanpa kehilangan satu set pun.

Ket. Foto: Jannik Sinner. — Sumber: AFP

Meski dikenal sangat kuat di lapangan keras, petenis Italia berusia 24 tahun itu masih memburu gelar Grand Slam pertamanya di lapangan tanah liat. Ia nyaris meraihnya tahun lalu, sebelum kalah dramatis dari Carlos Alcaraz di final French Open setelah sempat unggul dua set dan memiliki tiga match point.

“Saya rasa ini performa yang bagus dari saya,” ujar Sinner. “Turnamen pertama di tanah liat tidak pernah mudah. Anda harus sedikit mengubah gaya bermain dan cara menghadapi situasi tertentu.”

“Saya datang dengan perasaan positif, tapi di saat yang sama tanpa ekspektasi besar,” tambahnya.

Menghadapi Humbert, yang baru dua kali ia temui sepanjang karier—terakhir lima tahun lalu—Sinner sempat membutuhkan waktu untuk menemukan ritme permainan. Ia mulai mengambil kendali setelah mematahkan servis lawan pada gim kelima, lalu menjaga momentum untuk unggul 4-2.

Meski Humbert sempat menyelamatkan peluang break kedua, Sinner kembali mematahkan servisnya dan mengamankan set pertama 6-3.

Set kedua berjalan sepenuhnya satu arah. Sinner tampil tanpa cela dan tidak memberi kesempatan sedikit pun bagi petenis tuan rumah, menutup pertandingan dengan skor telak 6-0 hanya dalam waktu 23 menit.

Pada babak berikutnya, Sinner akan menghadapi petenis Argentina, Francisco Cerúndolo.

Kemenangan ini juga memperpanjang catatan positif Sinner di turnamen Masters 1000 menjadi 18 kemenangan beruntun. Ia kini berpeluang merebut kembali posisi peringkat satu dunia dari Alcaraz, yang sebagai juara bertahan turut berlaga di Monte Carlo menghadapi petenis Argentina lainnya, Sebastián Báez.

Sementara itu, pada pertandingan lain, unggulan ke-15 asal Italia Luciano Darderi harus tersingkir setelah kalah dari Hubert Hurkacz. Petenis Polandia tersebut menang lewat pertarungan tiga set dengan skor 7-5 (7/4), 5-7, 6-1.

Dengan performa yang terus menanjak, Sinner kini menjadi salah satu kandidat terkuat untuk melangkah jauh di Monte Carlo sekaligus menegaskan ambisinya menaklukkan lapangan tanah liat musim ini.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.