Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

17 Pelaku Karhutla Ditangkap, Polda Riau Tegas Berantas Pembakaran Lahan

📅 Rabu, 08 Apr 2026, 12:46 WIB | Oleh:
17 Pelaku Karhutla Ditangkap, Polda Riau Tegas Berantas Pembakaran Lahan Doc: Antara Foto
Ket. Karoops Polda Riau Kombes Pol Ino Harianto bersama Assops Kodam Tuanku Tambusai melakukan pemadaman karhutla di Bengkalis.

 Kepolisian Daerah Riau dan jajaran telah mengamankan sebanyak 17 tersangka pelaku pembakar hutan dan lahan pada awal tahun 2026 ini dan telah melalui proses penyelidikan dan penyidikan.

Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda Riau, Kombes Pol Ino Harianto menekankan pentingnya penegakan hukum terhadap pelaku karhutla. Ia menegaskan bahwa tindakan tegas akan diberlakukan bagi siapa saja yang terbukti menyebabkan kebakaran, baik secara sengaja maupun karena kelalaian.

“Penegakan hukum tetap menjadi prioritas. Siapapun yang melakukan, baik sengaja maupun tidak sengaja yang mengakibatkan karhutla, akan diproses sesuai hukum yang berlaku,” katanya di Pekanbaru, Selasa.

Dia mengungkapkan sepanjang tahun 2025, Polda Riau juga telah mengungkap 70 tersangka kasus karhutla. Dari hasil penyelidikan, ada yang terbukti sengaja dan ada juga karena kelalaian.

Salah satu tersangka pembakar diamankan Kepolisian Resor Pelalawan dengan luas karhutla mencapai 500 hektare yang terjadi di wilayah Kecamatan Teluk Meranti. Kepala Polres Pelalawan Ajun Komisaris yg arus Besar Polisi John Louis Letedara menjelaskan, pengungkapan kasus berawal dari terdeteksinya titik panas pada Februari 2026 di Dusun III, Desa Gambut Mutiara. 

Berdasarkan hasil penyelidikan dan pendalaman, tersangka diketahui dengan sengaja membuka lahan dengan cara membakar untuk kepentingan perkebunan. 

Modus yang digunakan adalah dengan mengumpulkan ranting, rumput, dan pelepah sawit, kemudian dibakar secara bertahap sejak Januari hingga Maret 2026.

Dari hasil penyelidikan dan temuan di lapangan, kebakaran tersebut tidak hanya terjadi pada satu titik, tetapi meluas secara signifikan hingga mencapai sekitar 500 hektare lahan gambut. Kondisi ini memperparah dampak lingkungan dan meningkatkan risiko kabut asap di wilayah tersebut.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • MSI Apresiasi Menteri Pertanian Amran Sulaiman Terkait Penghentian Impor Singkong
    Sangat menginspirasi melihat bagaimana kebijakan tegas menyetop impor ...
  • Kebangkitan UMKM dan Penetrasi E-Commerce jadi Katalisator Pertumbuhan Industri Percetakan di Indonesia
    ehadiran platform pameran B2B bertaraf internasional seperti ALLPrint ...
  • Mentan Bidik Investasi Besar, Industri Bioetanol Nasional Mulai Digenjot
    Langkah strategis dari pemerintah pusat, khususnya melalui jaminan ...
  • Kemenperin Perkuat Kemitraan IKM Singkong dan Industri Nasional
    Langkah Kemenperin mengintegrasikan IKM olahan singkong melalui Program ...
  • Industri Bioetanol Indonesia Mau Digenjot, Mentan Bidik Investasi BUMN dan Swasta
    Potensi penghematan devisa negara hingga mencapai Rp500 triliun ...
Olahraga
Dahsyat, Leo/Daniel Hancurk...

Harga Cabai Rawit Rp113.750/Kg, Telur Ayam Rp29.400/Kg

27 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Ekonomi
Harga Cabai Rawit Rp113.750...
Luar Negeri
Dubes AS: Trump Tawarkan Xi...
Ekonomi
Stabilkan Harga Cabai, Pemp...
Advertisement
Luar Biasa Pencapaian Amri/Nita, Lolos ke Partai Puncak, Gulung Ganda Utama Tiongkok

Luar Biasa Pencapaian Amri/Nita, Lolos ke Partai Puncak, Gulung Ganda Utama Tiongkok

28 Sep 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.