Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Karhutla Melanda Bengkalis, Tim Manggala Agni Optimalkan Alat Berat

📅 Senin, 06 Apr 2026, 11:31 WIB | Oleh:
Karhutla Melanda Bengkalis, Tim Manggala Agni Optimalkan Alat Berat Doc: Antara Foto
Ket. Manggala Agni Daops Siak mengoperasikan alat berat untuk mencari sumber air guna pemadaman kebakaran di Desa Sekodi Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis.

Tim Manggala Agni Daerah Operasi Siak, Provinsi Riau, mengoperasikan alat berat untuk membantu penyediaan air guna pemadaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Desa Sekodi, Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis.

Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (BPPIKHL) Wilayah Sumatera Ferdian Krisnanto mengatakan perbantuan alat berat juga diarahkan untuk pemadaman api, terutama untuk penyekatan api yang telah merambah lima desa di sekitarnya.

"Kebakaran belum padam. Alhamdulillah, sudah ada perbantuan alat berat di lokasi pemadaman yang diarahkan untuk penyekatan api dan membantu penyediaan sumber air," katanya dalam keterangan diterima di Pekanbaru, Senin.

Selain bantuan alat berat, juga ada bantuan dua regu dari Daops Siak dan Pekanbaru. Satu regu Daops Pekanbaru beroperasi di Desa Pelkun dan satu dari Daops Siak sudah masuk ke Desa Kelemantan.

Sementara itu kebakaran lainnya di Bengkalis yakni Desa Titi Akar, Kecamatan Rupat Utara, saat ini sudah tahap pendinginan. Operasi dilakukan dua tim Daops Dumai dan masing-masing satu tim dari Daops Sorolangun Jambi dan Musi Banyuasin Sumatera Selatan.

"Setelah operasi selama tujuh hari kerja, kondisi Titi Akar sudah kondusif namun masih diintensifkan mopping up (pendinginan) untuk menyapu semua semua potensi kebakaran yang hari ini direkomendasi penuntasan operasi," ucapnya.

Karhutla wilayah Riau lainnya dilakukan di Desa Gambut Mutiara, Kecamatan Teluk Meranti, Kabupaten Pelalawan, oleh Manggala Daops Sumatera VII Rengat. Kondisi sudah membaik dan terus dilakukan pendinginan memanfaatkan sumber air yang minim.

"Proses pencarian sumber air dilakukan dengan dengan pendalaman manual di lokasi gambut jaya,"kata Ferdian Krisnanto.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
Advertisement
Homedec Detail Sidebar
Advertisement
jjroyal-luwak
pasang iklan di koran jakarta

Pemkab Simeulue Memiliki 1.900 Hektare Lahan Pohon Sagu

57 menit yang lalu | Bambang Wijanarko

Daerah
Pemkab Simeulue Memiliki 1....
pasang iklan di koran jakarta
Advertisement
Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

Hasil Liga Champions: PSG Kokoh di Puncak Klasemen Usai Hancurkan Barcelona 4-2

21 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.