Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Gunung Dukono Maluku Utara masih semburkan abu vulkanik

📅 Sabtu, 04 Apr 2026, 10:20 WIB | Oleh:
Gunung Dukono Maluku Utara masih semburkan abu vulkanik Doc: ANTARA/HO- PGA Dukono
Ket. semburan abu vulkanik dengan ketinggian abu vulkanik mencapai 3.000 meter di atas puncak gunung Dukono, Sabtu (4/4).

Ternate -- Pos Pengamatan Gunung Api (PGA) Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, melaporkan erupsi Gunung Dukono masih terjadi pada Jumat malam dengan ketinggian abu vulkanik 3.000 meter di atas puncak gunung. 

"Erupsi Gunung masih berlangsung sampai Jumat malam sekitar pukul 22:18 WIT dengan tinggi kolom abu teramati setinggi 3.000 meter di atas puncak," kata petugas PGA Bambang Sugiono saat dihubungi ANTARA dari Ternate, Sabtu. 

Dia menjelaskan, erupsi Gunung Dukono ini dengan mengeluarkan kolom abu teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal condong ke arah barat laut.

"Erupsi terekam seismogram dengan amplitude 14 mm dan durasi 158.21 detik," ungkapnya.  

Dia mengatakan, teramati 77 kali letusan dengan ketinggian kolom abu dari 1.500 hingga sampai 4.000 meter di atas puncak gunung

"Saat ini Gunung Dukono berada pada status Level II atau Waspada," ujarnya.

Ia mengingatkan masyarakat di sekitar Gunung Dukono dan pengunjung/wisatawan agar tidak beraktivitas, mendaki, dan mendekati kawah Malupang Warirang di dalam radius 4 kilometer.

"Mengingat letusan dengan abu vulkanik secara periodik terjadi dan sebaran abu mengikuti arah dan kecepatan angin, sehingga area landaan abunya tidak tetap," katanya.

Oleh karena itu, masyarakat di sekitar Gunung Dukono diminta menyediakan masker, guna menghindari ancaman bahaya abu vulkanik pada sistem pernafasan.

Seperti diketahui, aktivitas vulkanik Gunung Dukono di Kabupaten Halmahera Utara, Maluku Utara, sehari sebelumnya dilaporkan petugas PGA Dukono dimana gunung tersebut mengalami erupsi pada Jumat sore dengan tinggi kolom abu mencapai sekitar 4.000 meter di atas puncak.

Erupsi terjadi sekitar pukul 17.28 WIT dan dengan tinggi kolom abu teramati kurang lebih 4.000 meter di atas puncak, dan erupsi masih berlangsung,” ujarnya.

Kolom abu yang dihasilkan dari letusan tersebut teramati berwarna kelabu dengan intensitas tebal. Arah sebaran abu condong ke wilayah barat laut, mengikuti arah dan kecepatan angin di sekitar kawasan gunung.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Pasar Eropa Terbuka Lewat IEU-CEPA, Industri Tekstil Indonesia Punya Peluang Baru
    Artikel yang sangat mencerahkan. Sepakat dengan pandangan Kadin ...
  • Produksi Kapal Baru RI Melonjak 251 Persen, Menperin: Negara Maritim Jangan Kalah di Laut Sendiri
    Menanggapi lonjakan produksi kapal baru hingga 251 persen ...
  • Bidik Transformasi Industri Indonesia, Danantara Gelar Forum Teknologi dan Investasi Global
    Fokus Danantara pada industrialisasi inovasi dalam forum DTIIF ...
  • Produksi Dipangkas 50 Persen, Industri Keramik Terancam Lumpuh Gara-Gara Gas!
    Membaca kondisi industri keramik yang terpaksa memangkas kapasitas ...
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
Advertisement
Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

Kronologi Kecelakaan Maut Honda Mobilio Tabrak Pick Up di Rasuna Said, 1 Orang Tewas

22 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.