Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

Jakarta Resmi Jadi Markas MGMAC, Perkuat Posisi Sebagai Pusat Ekonomi Nasional dan ASEAN

📅 Jumat, 03 Apr 2026, 01:35 WIB | Oleh:
Jakarta Resmi Jadi Markas MGMAC, Perkuat Posisi Sebagai Pusat Ekonomi Nasional dan ASEAN Doc: Pemprov DKI Jakarta
Ket. Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Sekretariat Tetap Meeting of the Governors and Mayors of ASEAN Capitals (MGMAC) di Kantor Biro Kerja Sama Daerah Setda Provinsi DKI Jakarta, Grha Ali Sadikin, Balai Kota Jakarta, Kamis (2/4). Penetapan Jakarta sebagai sekretariat tetap merupakan hasil keputusan dalam Deklarasi MGMAC yang digelar di KL.

JAKARTA - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung meresmikan Sekretariat Tetap Meeting of the Governors and Mayors of ASEAN Capitals (MGMAC) di Kantor Biro Kerja Sama Daerah Setda Provinsi DKI Jakarta, Grha Ali Sadikin, Balai Kota Jakarta, Kamis (2/4). Penetapan Jakarta sebagai sekretariat tetap merupakan hasil keputusan dalam Deklarasi MGMAC yang digelar di Kuala Lumpur, Malaysia, pada 2025.

Peresmian ini menjadi tonggak penting bagi posisi Jakarta dalam jejaring kota-kota di kawasan Asia Tenggara. Keberadaan sekretariat permanen di ibu kota diharapkan mampu memperkuat koordinasi dan kolaborasi lintas negara.

Gubernur Pramono mengungkapkan, keputusan tersebut lahir dari kesepakatan bersama para delegasi dalam forum MGMAC. Diskusi yang berlangsung di Kuala Lumpur menjadi dasar penunjukan Jakarta sebagai pusat sekretariat tetap.

"Waktu itu, saya berdiskusi dengan seluruh delegasi di Kuala Lumpur. Dari pertemuan tersebut, disepakati melalui Deklarasi Kuala Lumpur bahwa Jakarta menjadi Sekretariat Tetap Meeting of the Governors and Mayors of ASEAN Capitals atau MGMAC," ujarnya.

Menurutnya, Pemprov DKI Jakarta berkomitmen untuk terus memperkuat kerja sama antarkota di kawasan ASEAN. Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mendukung pencapaian target pembangunan berkelanjutan.

Keberadaan Sekretariat ASEAN di Jakarta dinilai memberi keuntungan strategis dalam mempercepat proses koordinasi. Selain itu, pengambilan keputusan dan implementasi kebijakan juga diharapkan menjadi lebih efektif dan efisien.

"Jakarta memiliki infrastruktur yang lengkap dan kuat. Kota ini juga terus berkembang sebagai pusat perekonomian nasional sekaligus kota global. Jika MGMAC dapat berperan lebih aktif, saya yakin ini akan menjadi modal sosial yang penting bagi Jakarta untuk terus berkembang ke depan," urai Gubernur Pramono.

Sebagai sekretariat MGMAC, Jakarta akan berperan sebagai ruang diskusi strategis bagi kota-kota anggota. Forum ini juga diharapkan menjadi wadah berbagi pengalaman dan praktik terbaik dalam menghadapi tantangan perkotaan.

Pramono menilai, berbagai isu seperti urbanisasi, lingkungan, hingga pembangunan berkelanjutan membutuhkan solusi bersama. Melalui MGMAC, kota-kota di ASEAN dapat merumuskan kebijakan yang lebih konkret dan berdampak.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kualitas pengelolaan forum agar tetap relevan dengan dinamika global. Adaptasi terhadap perubahan menjadi kunci agar MGMAC mampu memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan kawasan.

"Saya meminta jajaran yang mengelola forum ini benar-benar memperhatikan cara pandang, cara berpikir, hingga cara berinteraksi. Semua itu harus mencerminkan Jakarta sebagai kota global dan pusat perekonomian nasional. Mudah-mudahan hal tersebut dapat terwujud," harapnya.

Dengan penetapan ini, Jakarta semakin mengukuhkan posisinya sebagai kota global yang aktif dalam diplomasi antarwilayah. Kolaborasi yang terbangun diharapkan mampu memperkuat daya saing sekaligus mendorong pertumbuhan berkelanjutan di kawasan ASEAN.

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
  • Sangat Memprihatinkan Rumah Dinas TNI untuk Judol, Pelaku Kini Ditahan
    oknum2 begini ini yg bikin citra loreng jadi ...
Advertisement
Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

Dikawal Ketat TNI-Polri, 3.510 Napi Risiko Tinggi Resmi Dipindahkan ke Nusakambangan

12 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.