Film “Ghost in the Cell” Bakal Tayang di 86 Negara
Rabu, 01 Apr 2026, 18:10 WIBJAKARTA - Film terbaru karya sutradara Joko Anwar, Ghost in the Cell, mencatat pencapaian besar dan akan tayang ke 86 negara. Film ini bahkan sudah menarik perhatian internasional sejak tampil di Berlinale 2026.
Keberhasilan ini menandakan tingginya minat pasar global terhadap film tersebut. Ghost in the Cell sendiri dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 16 April 2026.
Film produksi Come and See Pictures ini bekerja sama dengan RAPI Films, Legacy Pictures, dan Barunson E&A untuk distribusi internasional. Sejumlah negara di Asia dan Asia Tenggara seperti Singapura, Malaysia, Thailand, Vietnam, Filipina, hingga Taiwan dipastikan akan menayangkan film ini.
Di kawasan Amerika Utara, film ini akan hadir di Amerika Serikat dan Kanada. Sementara itu, untuk wilayah Russia dan negara-negara CIS mencakup Rusia, Kazakhstan, hingga Georgia.
Penayangan juga menjangkau Eropa, termasuk Jerman, Prancis, Spanyol, Belanda, serta kawasan Britania Raya dan Irlandia. Selain itu, film ini juga akan tayang di Australia dan New Zealand.
Untuk kawasan Amerika Latin, beberapa negara seperti Meksiko, Brasil, Argentina, dan Cile turut masuk dalam daftar penayangan. Film ini juga menjangkau wilayah India dan sekitarnya seperti India, Pakistan, dan Bangladesh.
Menurut Joko Anwar, film ini mengangkat isu yang dekat dengan realitas, seperti kekuasaan, sistem korup, hingga perjuangan mencari kebenaran. Ia menilai tema tersebut bersifat universal dan dapat dipahami oleh penonton di berbagai negara.
Hal itu pula yang membuat film ini diterima luas secara global. Joko menyebut cerita dalam filmnya tidak hanya relevan bagi Indonesia, tetapi juga mencerminkan kondisi di banyak negara lain.
âWalaupun ini adalah film yang gampang dinikmati karena bergenre komedi horor, ini adalah film tentang kekuasaan. Tentang apa yang terjadi ketika kebenaran ditutupi, dan apa yang terjadi ketika ia akhirnya muncul ke permukaan,â kata Joko Anwar dalam keterangan resmi, dikutip Selasa (31/3).
Sebelum tampil di Berlinale, film ini juga telah diakuisisi oleh distributor asal Jerman, Plaion Pictures. Kerja sama ini membuka peluang penayangan di kawasan Eropa, khususnya negara-negara berbahasa Jerman.
Produser Tia Hasibuan menyebut capaian ini menjadi bukti kualitas produksi film Indonesia semakin diakui dunia. Banyaknya negara yang membeli hak tayang menunjukkan daya tarik film ini di pasar internasional.
Ghost in the Cell dibintangi oleh sejumlah aktor ternama seperti Abimana Aryasatya, Bront Palarae, hingga Arswendy Bening Swara. Hadir juga Endy Arfian, Lukman Sardi, Mike Lucock, Yoga Pratama, Morgan Oey, Aming, Kiki Narendra, Rio Dewanto, dan Tora Sudiro.
Film ini menjadi salah satu film Indonesia dengan distribusi global terbesar. Ghost in the Cell diharapkan dapat semakin memperkuat posisi industri perfilman Indonesia di kancah internasional. ils/I-1
- Joko Anwar
- Ghost in the Cell
Redaktur: Ilham Sudrajat
Penulis: Ilham Sudrajat
Berita Terkait:
-
Tradisi Ruwah Kubur di Bangka Tengah Sebagai Refleksi Diri Menjelang Ramadhan
-
Joko Anwar Konfirmasi 'Pengabdi Setan 3' akan Rilis Tahun 2027
-
Tampil Berkilau di Hari Raya, Crocs™ Gandeng Tissa Biani dalam Kampanye Share The Joy 2026
-
Ghost in the Cell Raih 3,2 Juta Penonton Bioskop, Produser Akan Kejar Pasar Internasional
-
Banjir Rob Berpotensi Terjadi di Sejumlah Pesisir di Indonesia
-
Samsat Keliling Hari Ini Tersedia 14 Titik di Jadetabek, Cek Lokasinya!
-
Beckham Putra: Kemenangan atas Persik Jadi Modal untuk Hadapi Borneo
PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.