Sinner Tak Terbendung, Juara Miami Open dan Sempurnakan “Sunshine Double”

Senin, 30 Mar 2026, 07:23 WIB

MIAMI, AMERIKA SERIKAT — Petenis nomor dua dunia, Jannik Sinner, tampil dominan untuk menaklukkan Jiri Lehecka dengan skor 6-4, 6-4 pada final Miami Open, Senin (30/3) dini hari WIB. Gelar ini menjadi yang kedua bagi Sinner di Miami sekaligus melengkapi trofi sebelumnya di Indian Wells.

Kemenangan tersebut memastikan Sinner mencatatkan “Sunshine Double”, yakni menyapu bersih dua turnamen elite lapangan keras di California dan Florida dalam satu musim. Ia menjadi petenis pertama yang melakukannya sejak Roger Federer pada tahun 2017, bahkan Sinner mencapainya tanpa kehilangan satu set pun sepanjang turnamen.

Ket. Foto: Jannik Sinner. — Sumber: AFP

Keberhasilan ini juga memperpanjang dominasi Sinner di level Masters 1000. Setelah absen di Miami tahun lalu akibat sanksi larangan bertanding selama tiga bulan terkait kasus doping, petenis Italia itu kini mencatat tiga gelar Masters 1000 beruntun sejak menjuarai Paris pada musim sebelumnya.

Prestasi Sinner semakin istimewa karena terjadi bersamaan dengan keberhasilan Aryna Sabalenka yang menjuarai sektor putri usai mengalahkan Coco Gauff sehari sebelumnya. Ini menjadi kali pertama sejak 2016, ketika Novak Djokovic dan Victoria Azarenka melakukannya, “Sunshine Double” diraih di sektor putra dan putri dalam musim yang sama.

Pertandingan final sempat terganggu hujan. Duel tertunda lebih dari satu jam sebelum dimulai, dan kembali dihentikan selama 90 menit setelah Sinner mengamankan set pertama. Namun, situasi itu tak menggoyahkan fokusnya.

Sinner langsung menekan sejak awal dengan mematahkan servis Lehecka—peringkat 22 dunia—untuk unggul 2-1 di set pembuka. Meski sempat tertinggal 0-40 pada gim berikutnya, ia bangkit dengan tiga servis pemenang dan dua ace untuk mempertahankan keunggulan.

Petenis Italia itu mendapatkan peluang set point pertama di gim kesembilan melalui pukulan forehand menyilang yang tajam. Lehecka sempat menyelamatkan dua peluang set point dan memaksakan deuce berulang kali, tetapi Sinner akhirnya mengunci set pertama dengan gim tanpa kehilangan poin.

Di set kedua, Lehecka memberikan perlawanan sengit dengan menggagalkan lima peluang break. Namun, Sinner tetap menemukan celah untuk meraih satu-satunya break yang membawanya unggul 5-4. Ia kemudian memastikan kemenangan lewat voli forehand di depan net setelah sempat terganggu oleh keputusan “let” pada servis sebelumnya.

Meski gagal mengikuti jejak kompatriotnya, Jakub Mensik, sebagai juara di Miami, Lehecka tetap mencatat pencapaian penting. Final Masters 1000 perdananya ini akan mengantarkannya ke peringkat tertinggi sepanjang karier, yakni posisi ke-14 dunia, pada pembaruan ranking pekan depan.

Redaktur: Aloysius Widiyatmaka

Penulis: AFP, Benny Mudesta Putra

PT. Berita Nusantara
© Copyright 2017 - 2026 Koran Jakarta ®
All rights reserved.