Indonesia Peringkat Ketiga di Kejuaraan Dunia Wushu Junior 2026
📅 Senin, 30 Mar 2026, 22:17 WIB | Oleh: Tim Penulis
Doc: Antara
Jakarta - Tim Nasional Wushu Junior Indonesia meraih peringkat ketiga pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior ke-10 2026 yang berlangsung di Tianjin, China 23 - 30 Maret.
"Luar biasa perjuangan atlet muda Indonesia. Di tengah persaingan ketat, Timnas Wushu Indonesia masih mampu membawa pulang 27 medali ke tanah air dan menempatkan Indonesia di peringkat ketiga pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior ke-10/2026,” kata Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) Airlangga Hartarto dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin.
Indonesia mengamankan peringkat ketiga setelah mengoleksi 27 medali yang terdiri dari 9 emas, 11 perak, dan 7 perunggu.
Juara umum pada kejuaraan ini diraih China, sedangkan Hong Kong menempati peringkat kedua.
Hasil yang diraih Tim Wushu Indonesia kali ini tidak jauh berbeda dengan pencapaian pada Kejuaraan Dunia Wushu Junior ke-9 2024, saat Indonesia meraih 29 medali yang terdiri dari 10 emas, 10 perak, dan 9 perunggu.
Airlangga mengatakan bahwa para atlet Indonesia yang tampil dalam ajang ini merupakan bintang-bintang masa depan yang diharapkan dapat menggantikan posisi atlet senior untuk mengibarkan Merah Putih di ajang tunggal maupun multicabang internasional ke depan.
Pada kejuaraan tersebut, atlet Noach Daiki Santoso dan Clara Abigail menjadi bintang dengan masing-masing menyumbangkan dua medali emas dan satu perak bagi Tim Indonesia.
Noach yang tampil di kelompok A putra meraih dua medali emas dari nomor Nan Gun dan Nan Dao, serta perak dari Nan Quan.
Sementara Clara meraih emas dari nomor Nan Quan dan Nan Gun, serta satu medali perak dari Nan Dao di kelompok B putri.
Lima medali emas lainnya disumbangkan oleh Kay Jayden Rondonuwu (Dao Shu kelompok C putra), Jenny Ngaserin (Dao Shu kelompok C putri), Utiqo Romadhona Ummi Auna (Nan Gun kelompok A putri), Terfi Meisa (Qiang Shu kelompok C putri), dan Vini Nur Azizah (Dao Shu kelompok A putri).
Noach yang merupakan pelajar kelas XI SMA Krista Mitra Semarang, Jawa Tengah, mengaku bangga dapat membuat bendera Merah Putih berkibar dan lagu Indonesia Raya berkumandang di panggung dunia pada penampilan pertamanya di Kejuaraan Dunia Wushu.
“Ini menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya, sekaligus bukti bahwa kerja keras dan latihan selama ini tidak sia-sia,” katanya.
Clara, pelajar kelas VIII SMP Negeri 1 Surabaya, Jawa Timur, mengatakan bahwa dua medali emas yang diraihnya bukan sekadar kemenangan, tetapi simbol dari perjalanan panjang penuh latihan dan pengorbanan.
“Medali hanya kesenangan sementara, tetapi pengalaman berharga akan saya ingat seumur hidup. Saya juga senang bisa membawa harum nama bangsa dan negara di ajang internasional,” katanya.
Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas.
Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".
Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.
Komentar (0)
Belum ada komentar.
Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!