Iklan — Scroll ke bawah untuk melanjutkan
Ads

DLH: Volume Sampah di Wilayah Tangerang Melonjak Drastis Pascalebaran

📅 Minggu, 29 Mar 2026, 14:22 WIB | Oleh:
DLH: Volume Sampah di Wilayah Tangerang Melonjak Drastis Pascalebaran Doc: RRI/Saadatuddaraen

TANGERANG - Volume sampah rumah tangga di Kabupaten dan Kota Tangerang melonjak drastis pascalebaran. Di kedua wilayah tersebut terkumpul ribuan ton sampah setiap hari yang dikerjakan oleh ribuan personil dan ratusan armada angkut.

Pemerintah Kabupaten Tangerang hanya berhasil mengangkut 1.300 ton per hari dari 2,700 ton sampah yang ada. "Jadi, 1,400 ton belum dapat dipindahkan ke TPA," ujar Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang, Ujat Suderajat, Sabtu (28/3).

Angka 2.700 ton sampah itu dihitung dari jumlah penduduk dan perkiraan per orang per hari menghaslkan 0,7 kg sampah. "Estimasi hitungan setiap orang menghasilkan 0,7 kilogram sampah per hari," ucap dia.

Dengan estimasi 2,700 ton produksi per harinya, maka volume sampah di Kabupaten Tangerang meningkat 200 ton. "Walaupun warga banyak yang mudik Lebaran, namun kenaikannya lumayan signifikan," kata Ujat.

Sebagai antisipasi lonjakan sampah Kabupaten Tangerang mengerahkan 1.000 personel petugas kebersihan. Ditambah lagi 300 armada pengangkut sampah diseluruh lokasi, termasuk di tujuan wisata di Kabupaten Tangerang.

"Jadi 300 orang dari pesapon (penyapu jalan, Red). Sedangkan sisanya yaitu 700 orang petugas pengangkut sampah," ujarnya.

Pemerintah Kabupaten Tangerang juga tengah menata lokasi tempat pembuangan akhir (TPA) Jatiwaringin di Kecamatan Mauk. "Ada 240 unit dan sisanya 60 unit armada dari kecamatan untuk ikut membersihkan sampah," kata Ujat.

Sementara itu di Kota Tangerang terdapat 8.532 ton samah yang berhasil diangkut pascalebaran. Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Tangerang, Wawan Fauzi, mengatakan lonjakan sampah sudah terjadi menjelang Hari Raya Idulfitri.

"H-1 Lebaran sudah terjadi lonjakan volume sampah. Hal itu seiring meningkatnya aktivitas masyarakat dan pasar," kata Wawan.

Menurut Wawan pada 18 Maret 2026 tercatat tonase sampah sebesar 1.794 ton. Angka tersebut mengalami kenaikan menjadi 1.802 ton (19 Maret) tau naik 0,44 persen akibat meningkatnya aktivitas pasar.

Pihaknya mengerahkan total 4.457 personel kebersihan serta didukung armada pengangkut. Terdapat 915 unit dump truk, 148 bentor (becak motor) dan ratusan unit kendaraan angkut lainya. ils/I-1

Like, Share, Comment:

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Kirim

Silakan login via Google untuk dapat memberi komentar!

Google Login dengan Google
  • Gelombang Tsunami Setinggi 18 Meter Mengancam Pantai Selatan Kebumen
    Membayangkannya saja sudah bikin takut. Apalagi ada keluarga ...
  • Mohon Dukungan Doa! Paus Leo XIV Akan Jalani Operasi Paru-paru di Roma
    Turut mendoakan, semoga operasinya berjalan baik dan lancar ...
  • Peringkat FIFA Melesat, Timnas Indonesia Dipastikan Lolos Langsung ke Putaran Kedua Kualifikasi Piala Dunia 2030
    Masa depan timnas kita sepertinya makin cerah, sangat ...
  • Kolaborasi Industri dan Akademisi Diperkuat, Seequent Dorong Kapasitas Geosains Indonesia
    How can collaboration between industry and academic institutions ...
  • Mengapa Tak Banyak Mahasiswa Asing yang Mau Kuliah di Indonesia?
    What factors might discourage international students from pursuing ...
Advertisement
10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

10 Event Jakarta Akhir Pekan 17-18 Oktober: Ada Synchronize Festival hingga BABYMONSTER

16 Oct 2026
Pilihan Pembaca
Indeks Berita Populer +
logo kj
Kami mendeteksi AdBlocker di browser anda


Website kami bergantung pada iklan untuk terus dapat menghadirkan jurnalisme berkualitas. Dukung kami dengan mengijinkan iklan tampil di browser anda.

Silakan non-aktifkan AdBlocker dengan cara:
- Klik ikon AdBlock pada area ekstensi browser (di bagian pojok kanan atas).
- Lalu klik pilihan untuk menonaktifkan atau pilihan "Don't run on this website / on this page".

Setelah itu Refresh / Muat Ulang halaman ini.